Donghan.co.id
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Donghan.co.id
No Result
View All Result
Home Formula 1

Warga Tasikmalaya Bertahan Hidup Mengandalkan Air Masjid di Musim Kemarau

Han Zhou by Han Zhou
June 29, 2026
in Formula 1
38 1
0
Warga Tasikmalaya Bertahan Hidup Mengandalkan Air Masjid di Musim Kemarau
32
SHARES
356
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Pagi masih menyelimuti Masjid Jami Al Ihsan di Desa Kertanegla, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya. Saat itu, warga mulai berdatangan, membawa jeriken dan galon, untuk mengambil air bersih yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Belakangan ini, masjid tersebut bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah. Bagi keluarga-keluarga di Dusun Cipari dan Dusun Cipatat, masjid ini telah menjadi satu-satunya sumber air yang dapat diandalkan di tengah kemarau yang berkepanjangan.

Akibat kekeringan yang melanda daerah tersebut, sumber-sumber air di sumur rumah warga telah mengering. Dengan situasi ini, setiap hari mereka harus mendatangi masjid, baik pagi maupun sore, untuk mendapatkan pasokan air untuk berbagai keperluan hidup.

Krisis Air dan Dampak Terhadap Masyarakat sekitar

Sejak akhir bulan April, sumur-sumur warga di Dusun Cipari tidak lagi dapat memompa air. Dedeh Rohayati, salah seorang warga, menjelaskan bahwa mereka bahkan harus menggali lebih dalam, tetapi hasil yang didapat nihil. Oleh karena itu, mereka bergantung pada pasokan air dari masjid.

Yayah, seorang warga lainnya, juga mengalami hal yang sama. Dua bulan tanpa curah hujan membuat semua sumber air di wilayah mereka mengering, sehingga terpaksa harus antre untuk mendapatkan air dari masjid.

Namun, peningkatan jumlah warga yang mengambil air menjadi tantangan bagi pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Meskipun mereka ingin membantu, di sisi lain ketersediaan air untuk ibadah harus tetap diperhatikan.

Ketua DKM Masjid Jami Al Ihsan, Uun Suhendar, menyatakan bahwa mereka memutuskan untuk tetap memberikan akses air dengan aturan khusus. Pengambilan air dihentikan sepuluh menit sebelum azan salat, untuk memastikan ketersediaan air wudu bagi jamaah.

Uun menambahkan bahwa kebutuhan akan air sangat mendasar. Mereka berusaha memberikan bantuan dengan tetap menjaga kegiatan ibadah agar tidak terganggu akibat kekurangan air.

Statistik dan Data Mengenai Krisis Air Bersih

Menurut informasi dari pemerintah desa, sekitar 600 hingga 700 kepala keluarga mengalami dampak dari krisis air bersih ini. Warga harus menempuh jarak jauh, seringkali dengan jeriken berat, untuk mendapatkan air dari masjid setiap harinya.

Bunyamin, Kepala Desa Kertanegla, menjelaskan bahwa masalah kekeringan bukan hal baru di daerah ini. Setiap musim kemarau, Dusun Cipari dan Dusun Cipatat selalu menghadapi krisis serupa, yang menjadikan situasi tersebut mengkhawatirkan.

Dalam upaya untuk memastikan seluruh warga mendapatkan bagian air, keluarga diperbolehkan mengambil hanya dua hingga tiga jeriken setiap hari. Langkah ini diambil agar pengambilan air dapat diatur dengan baik dan merata.

Pemerintah desa juga telah melaporkan kondisi ini kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Mereka berharap bantuan pendistribusian air bersih segera dikirimkan, namun hingga saat ini masih belum ada respon yang konkret.

Selain berharap akan bantuan darurat, warga juga mendambakan solusi permanen untuk menyelesaikan masalah kekeringan yang terus berulang. Dalam masa kemarau seperti sekarang, kebutuhan air bersih semakin mendesak.

Usaha Mencari Solusi Jangka Panjang

Bulanan hujan yang diprediksi tidak kunjung tiba membuat warga gelisah. Banyak yang merasa sangat bergantung pada Masjid Jami Al Ihsan sebagai sumber kehidupan mereka saat ini. Tempat ibadah ini saat ini menjadi simbol harapan untuk ratusan keluarga.

Bunyamin menekankan pentingnya solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah ini. Dia menyarankan pembangunan sumur bor agar kebutuhan air warga bisa lebih terjamin di masa mendatang.

Sampai saat hujan benar-benar turun, masjid akan terus menjadi pusat kehidupan masyarakat Desa Kertanegla. Tempat ini, yang biasanya digunakan untuk berdoa, kini bertransformasi menjadi harapan bagi mereka di tengah kesulitan.

Krisis ini menggambarkan betapa sulitnya kehidupan sehari-hari warga di tengah kemarau. Masyarakat tetap berupaya mencari cara untuk bertahan hidup, dengan harapan agar sumber air dapat kembali mengalir secepatnya.

Situasi ini menjadi pengingat betapa pentingnya akses terhadap air bersih bagi kehidupan sehari-hari masyarakat. Dalam menghadapi krisis ini, solidaritas antarwarga sangat diharapkan untuk saling membantu dan mendukung satu sama lain.

Tags: AirBertahanHidupKemarauMasjidMengandalkanMusimTasikmalayaWarga
Tweet8Share13Share
Previous Post

Kemenag Selenggarakan Ta’aruf Golek Garwo untuk 354 Anak Muda Mencari Jodoh

Next Post

Prabowo Minta Penambahan Anggaran Rp4 Triliun untuk Perkuat Riset Nasional

Han Zhou

Han Zhou

Next Post
Prabowo Minta Penambahan Anggaran Rp4 Triliun untuk Perkuat Riset Nasional

Prabowo Minta Penambahan Anggaran Rp4 Triliun untuk Perkuat Riset Nasional

Youtube Channel

Currently Playing

Follow Our Page

Popular Post

    donghan-1

    donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026

    Follow Us

    Category

    • Basket
    • Formula 1
    • MotoGP
    • Raket
    • Sepakbola
    • Sport Lain

    Tag Cloud

    Anak Dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dugaan Dunia Haji Hingga Indonesia Jakarta Jemaah Jokowi Karena Kasus Kejagung Korban Korupsi KPK Mahasiswa Menjadi Menurut Minta oleh pada Piala Polisi Prabowo Rumah saat Setelah Tahun tentang Terkait Tersangka Tewas Tidak Tiga Timnas untuk Warga yang

    Recent News

    Penyekapan Karyawan di Jakarta Pusat Diduga Melibatkan Pemilik Sebagai Dalang Kejahatan

    Penyekapan Karyawan di Jakarta Pusat Diduga Melibatkan Pemilik Sebagai Dalang Kejahatan

    June 29, 2026
    Madrid Incar Bintang Muda Andalan Jose Mourinho

    Madrid Incar Bintang Muda Andalan Jose Mourinho

    June 29, 2026

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    No Result
    View All Result
    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In