Kebakaran yang melanda sebuah rumah di Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, menuntut dua nyawa. Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis malam dan menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi kejadian.
Menurut keterangan dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Makassar, Fadli Wellang, insiden tersebut melibatkan dua rumah yang terbakar dan satu rumah yang terdampak. Petugas langsung dikerahkan saat menerima laporan untuk menjalankan operasi pemadaman.
Fadli menyebutkan, sebanyak 12 unit armada pemadam langsung dikirim ke lokasi kebakaran untuk mengatasi api yang menyala dengan cepat. Beliau menambahkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.
Analisis Sumber Api dan Kerugian yang Dialami
Salah satu saksi, Aidil Muslim Muhammad, menyampaikan bahwa sumber api diduga berasal dari lilin yang dinyalakan di dekat pintu masuk rumah. Meski demikian, Aidil tak yakin mengenai bagaimana api itu bisa membesar hingga menyebabkan kebakaran yang meluas.
Aidil juga mengungkapkan bahwa ia pernah memberi peringatan mengenai penggunaan lilin, tetapi menambahkan bahwa peringatan tersebut seakan tidak diindahkan. Hal ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan barang-barang yang dapat menimbulkan bahaya.
Saat kebakaran terjadi, Aidil sempat mendengar bunyi pecahan kaca sebelum api mulai membesar. Kejadian itu berlangsung cepat, dan beruntung ia bisa keluar sebelum api menjalar lebih jauh.
Upaya Penyelamatan yang Dilakukan
Dalam keadaan panik, Aidil teringat akan dua orang lanjut usia yang masih terjebak di dalam rumah. Tanpa berpikir panjang, ia memutuskan untuk kembali ke dalam rumah dan berusaha menyelamatkan mereka dari kobaran api yang semakin mendekat.
Aidil berjuang melawan panas api yang menyala, berusaha menarik salah satu dari mereka untuk keluar. Momen itu sangat menegangkan, dan Aidil mengakui bahwa ia harus memaksakan diri untuk masuk meskipun keadaan sangat berbahaya.
Ketika menuju keluar, Aidil tidak sendirian. Sebanyak delapan orang dilaporkan berada di dalam rumah saat kebakaran, di mana enam di antaranya berhasil menyelamatkan diri, sementara dua tetap terjebak.
Penyelidikan dan Tindakan Selanjutnya
Kapolsek Mamajang, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, menyatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki penyebab kebakaran. Beliau juga menambahkan bahwa dugaan kuat sementara adalah dari lilin yang dinyalakan.
Menurut informasi yang didapat, kedua korban yang meninggal dunia adalah perempuan. Selain itu, beberapa orang yang lain sempat pingsan akibat asap yang begitu tebal.
Kasus ini menjadi perhatian serius, menunjukkan bahwa kebakaran bisa terjadi dalam sekejap dan mengancam nyawa. Upaya penyelidikan diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kejadian dan langkah-langkah pencegahan ke depan.



