Pada ajang SEA Games 2025 di Thailand, cabang olahraga panahan Indonesia menciptakan sejarah dengan meraih medali emas di nomor recurve beregu putra dan putri. Keberhasilan ini tidak hanya diungkapkan melalui angka pada medali, tetapi juga mencerminkan komitmen serta latihan intensif yang dijalani oleh para atlet selama setahun terakhir.
Tim recurve beregu putri, yang dipimpin oleh Diananda Choirunisa, Ayu Mareta Dyasari, dan Rezza Octavia, menunjukkan performa impresif sejak awal. Mereka berhasil mengatasi tekanan dari tim Malaysia di final, dan kemenangan tersebut adalah hasil dari persiapan matang dan kerja sama yang solid.
Sementara itu, tim putra yang terdiri dari Ahmad Khoirul Baasith, Arif Dwi Pangestu, dan Riau Ega Agata Salsabilla, juga menunjukkan dominasi serupa. Menghadapi tim Vietnam, mereka mencatatkan kemenangan telak 6-0 yang memberikan Indonesia emas kedua.
1. Keberhasilan Dimulai dari Latihan Intensif dan Disiplin
Kepala pelatih tim recurve Indonesia, Hendra Setiawan, menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilalui. Dengan disiplin latihan yang tinggi, para atlet menunjukkan mental yang matang dan performa terbaik di bawah tekanan kompetisi.
“Selama hampir satu tahun, kami berlatih dan semua usaha ini tidak sia-sia. Para atlet menunjukkan kematangan dan kesiapan yang luar biasa saat bertanding,” ungkap Hendra dalam pernyataannya.
Hendra percaya bahwa kemampuan para atlet untuk menerapkan teknik yang telah dipelajari pada saat yang tepat adalah faktor kunci kesuksesan mereka. Penampilan yang ditunjukkan kali ini adalah yang terbaik dalam sejarah partisipasi Indonesia di SEA Games.
2. Peran Penting Mentalitas dalam Keberhasilan Atlet
Mentalitas yang kuat terbukti menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan tim panahan. Saat menghadapi tekanan dari lawan, kemampuan para atlet untuk tetap tenang dan fokus menjadi penentu utama dalam meraih hasil positif.
Berlatih di bawah kondisi yang menegangkan selama persiapan memberi mereka kepercayaan diri yang tinggi. Dalam situasi kompetisi sebenarnya, rasa percaya diri itu membantu mereka untuk menghadapi tantangan dengan ketenangan.
Menurut Hendra, mentalitas juara adalah hasil dari latihan rutin dan motivasi yang diberikan oleh pelatih serta tim. Keberhasilan mereka di SEA Games adalah pengakuan atas kerja keras dari seluruh komponen tim.
3. Kebangkitan Panahan Indonesia di Kancah Internasional
Keberhasilan di SEA Games 2025 adalah langkah besar bagi panahan Indonesia untuk tampil lebih kompetitif di level internasional. Tim ini menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar untuk bersaing di pentas yang lebih tinggi, termasuk di ajang Olimpiade mendatang.
Perhatian yang diberikan kepada cabang olahraga ini mulai meningkat, baik di dalam negeri maupun internasional. Hal ini mendorong para atlet untuk terus berlatih dan berkompetisi dengan semangat yang lebih tinggi.
Pengembangan fasilitas latihan dan dukungan dari berbagai pihak juga berkontribusi pada kemajuan yang dicapai. Komitmen tersebut akan terus menjadi dorongan bagi tim untuk meraih sukses lebih lanjut di turnamen internasional mendatang.
4. Membangun Generasi Atlet yang Berprestasi
Sukses di SEA Games bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang membangun fondasi bagi generasi atlet panahan berikutnya. Program berkelanjutan untuk pelatihan muda sangat penting untuk memperkuat tim nasional di masa depan.
Keberhasilan tim beregu ini diharapkan menjadi inspirasi bagi atlet muda di seluruh Indonesia untuk mengejar cita-cita mereka dalam olahraga panahan. Dengan sistem pelatihan yang baik dan dukungan dari keluarga serta komunitas, masa depan cabang olahraga ini terlihat cerah.
Pelatih dan pengurus cabang olahraga kini fokus pada pengembangan bakat muda. Mereka berharap dapat mengulangi kesuksesan ini di berbagai event yang akan datang, termasuk kejuaraan dunia dan Olimpiade.




