Keberhasilan Timnas Atletik Indonesia di SEA Games 2025 di Thailand mengukir prestasi yang membanggakan dengan total 20 medali, terdiri dari 7 medali yang didapat oleh atlet asal Jakarta. Dari 7 medali tersebut, tercatat 3 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu, menunjukkan sinergi dan kerja keras yang luar biasa di dunia olahraga Tanah Air.
Ketua Umum Pengurus Provinsi PASI DKI Jakarta, Mustara, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari sistem pembinaan yang sistematis dan terencana. Para atlet yang berasal dari Jakarta telah memberikan kontribusi signifikan, menjadikan pencapaian ini sebagai contoh keberhasilan dalam kolaborasi antara cabang olahraga dan organisasi induk.
“Kami bersyukur atas prestasi yang diraih ini, yang tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dari berbagai pihak,” ujar Mustara pada konferensi pers. Hal ini menandakan pentingnya peran kongres olahraga dalam menyediakan dukungan yang diperlukan untuk atlet berprestasi.
Pentingnya Dukungan Finansial untuk Atletik Indonesia
Mustara menekankan bahwa kesuksesan di tingkat internasional tidak semudah membalikkan telapak tangan. Diperlukan dukungan finansial yang konsisten agar program latihan dapat berjalan dengan baik dan efektif. Tanpa dukungan tersebut, pencapaian yang diharapkan sulit untuk diraih.
Tidak hanya dukungan dana, Mustara juga mengapresiasi fasilitas yang tersedia bagi atlet, termasuk layanan kesehatan dan suplemen. Hal ini memungkinkan para atlet untuk berlatih secara optimal dan siap berkompetisi di level yang lebih tinggi.
Realisasi Anggaran yang Tepat Sasaran
Keberhasilan bukan semata-mata berkat prestasi individu, tetapi juga strategi manajemen anggaran yang baik. Mustara menyoroti bahwa realisasi anggaran tahunan KONI DKI Jakarta berkisar antara Rp2 miliar hingga Rp4 miliar per cabang olahraga. Dengan alokasi yang tepat, anggaran ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan atlet.
Prestasi atletik Jakarta walau terlihat unggul di SEA Games, sudah terlihat sejak PON Aceh-Sumut di mana Jakarta berhasil meraih predikat juara umum cabang atletik. Dengan koleksi 11 medali emas, hal ini membuktikan bahwa strategi pembinaan yang diterapkan sangat efektif.
Mustara meyakini bahwa komitmen dari pemerintah dan lembaga terkait akan semakin menguatkan sinergi untuk perkembangan atlet di Jakarta. Pertandingan yang diikuti secara rutin juga membuka peluang bagi atlet untuk unjuk gigi dan menunjukkan talentanya.
Peran Pelatihan dan Pendidikan dalam Sukses Atlet
Tak hanya dukungan finansial, pelatihan yang teratur dan sistematis menjadi pilar penting menuju keberhasilan. Pembinaan yang mengintegrasikan aspek fisik dan mental telah diterapkan, sehingga atlet mampu menghadapi berbagai tantangan di kompetisi. Hal ini menjadi bagian dari visi yang lebih luas untuk memajukan cabang atletik di Indonesia.
Pendidikan tentang teknik dan strategi olahraga yang baik juga menjadi enam faktor dalam pembinaan atlet. Harapannya, dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan atlet, mereka dapat bersaing lebih baik di kancah internasional.
Dengan berbagai pelatihan yang berfokus pada kebutuhan masing-masing atlet, mereka dapat mendapatkan pendekatan yang lebih personal. Ini penting karena setiap atlet memiliki kebutuhan dan kemampuan yang berbeda, sehingga pelatihan yang disesuaikan dapat memberikan hasil yang optimal.




