Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mempersiapkan berbagai langkah untuk merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026. Salah satu langkah penting adalah penutupan 33 ruas jalan serta penghapusan kantong parkir di sekitar Bundaran HI demi menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mencegah penumpukan kendaraan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa kebijakan ini diadaptasi agar perayaan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Masyarakat diimbau untuk menggunakan transportasi publik yang akan beroperasi hingga pukul 02.00 WIB dini hari.
Bundaran HI akan menjadi lokasi utama perayaan Tahun Baru 2026 dan diharapkan dapat menampung banyak pengunjung. Dengan fasilitas transportasi publik yang semakin baik, masyarakat disarankan untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi saat menuju lokasi tersebut.
Persiapan Pemerintah Untuk Malam Tahun Baru Di Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengidentifikasi delapan lokasi utama untuk perayaan Tahun Baru di Ibu Kota. Selain Bundaran HI, Lapangan Banteng, FX Sudirman, dan Kota Tua juga menjadi tempat perayaan yang tidak kalah menarik.
Di Bundaran HI, akan ada panggung utama yang dihadiri oleh berbagai pejabat termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Keterlibatan pihak berwenang dalam acara ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menghadiri perayaan.
Pramono Anung juga menyebutkan pentingnya peran Forkopimda dalam pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama perayaan. Koordinasi antara berbagai instansi seperti TNI dan Polri menjadi kunci untuk memastikan semua berjalan lancar.
Detil Penutupan Jalan dan Rekayasa Lalu Lintas
Selama perayaan malam Tahun Baru, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menutup 33 ruas jalan. Penutupan ini bersifat situasional dan akan mulai berlaku dari pukul 18.00 WIB hingga 01.00 WIB pada malam pergantian tahun.
Penutupan jalan ini bertujuan untuk mencegah kemacetan yang bisa mengganggu kelancaran acara perayaan. Dengan adanya rekayasa lalu lintas, diharapkan masyarakat dapat beradaptasi dan memilih jalur alternatif dengan baik.
Berikut adalah beberapa ruas jalan yang akan ditutup: Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, dan beberapa jalan akses ke bagian pusat kota lainnya. Proses penutupan ini akan dikelola dengan baik untuk meminimalisir dampak terhadap pengguna jalan lainnya.
Alternatif Transportasi untuk Menuju Lokasi Perayaan
Masyarakat sangat dianjurkan untuk menggunakan transportasi publik, yang telah disiapkan dengan berbagai peningkatan layanan. Dengan kebutuhan besar akan transportasi pada malam tersebut, diharapkan kereta dan bus dapat beroperasi dengan lebih intensif.
Beberapa rute angkutan umum akan tersedia untuk memastikan pengunjung sampai ke lokasi-lokasi perayaan dengan aman dan tepat waktu. Ini mencakup penambahan armada atau peningkatan frekuensi keberangkatan.
Kenyamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam perayaan malam Tahun Baru ini. Dengan begitu, diharapkan semua lapisan masyarakat bisa merayakan dengan meriah dan aman.




