Pada tanggal 12 Januari, hujan deras yang disertai angin kencang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak sore hari. Cuaca ekstrem ini membawa dampak yang cukup signifikan, termasuk tumbangnya pohon-pohon, terjadinya longsor, serta kerusakan pada berbagai bangunan.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD DIY melaporkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat merata di seluruh wilayah DIY mulai pukul 15.00 WIB. Aliran air hujan yang deras ini mulai berkurang menjelang malam hari, tetapi dampaknya sudah dirasakan di beberapa daerah.
Data dari BPBD menunjukkan bahwa hingga pukul 19.30 WIB, terdapat dampak cuaca ekstrem di delapan kecamatan di Kabupaten Sleman. Beberapa kecamatan yang terdampak secara langsung termasuk Depok, Gamping, dan Ngaglik.
Dampak Cuaca Ekstrem di Sleman dan Sekitar
Di Sleman, kejadian pohon tumbang terjadi di total 13 titik yang berbeda. Kejadian ini tidak hanya mengganggu akses jalan, tetapi juga merusak jaringan listrik dan infrastruktur lainnya yang mengakibatkan gangguan layanan.
Penanganan awal dilakukan secara aktif, di mana pihak BPBD berfokus pada pendataan dan pemulihan daerah yang terkena bencana. Laporan menunjukkan bahwa sejumlah bangunan, termasuk angkringan, juga mengalami kerusakan akibat angin kencang dan hujan lebat ini.
Kejadian cuaca ekstrem ini juga memicu masalah pada jaringan listrik, dengan lima titik listrik dan satu titik jaringan internet rusak. Selain itu, satu unit motor dan bangunan residensial mengalami kerusakan yang signifikan.
Kondisi di Kabupaten Bantul dan Yogyakarta
Bukan hanya di Sleman, dampak dari cuaca ekstrem juga dirasakan di Kabupaten Bantul. Laporan dari BPBD menunjukkan bahwa terdapat 12 kejadian di enam kecamatan, termasuk Sedayu dan Pajangan, yang mengalami pohon tumbang dan kerusakan lainnya.
Akses jalan dan infrastruktur dasar seperti rumah serta jaringan listrik juga terkena dampak. Proses pemulihan di daerah ini masih berlangsung dengan penanganan awal yang terus dilakukan.
Di Kota Yogyakarta sendiri, dua laporan kejadian pohon tumbang telah diterima, satu di Kecamatan Tegalrejo dan satu lagi di Mantrijeron. Kejadian ini menutup akses jalan dan merusak fasilitas publik, tetapi pihak berwenang sudah melakukan upaya untuk membersihkannya.
Keadaan di Kabupaten Gunungkidul dan Kulon Progo
Kabupaten Gunungkidul juga tidak luput dari dampak hujan deras ini, dimana tiga kelurahan di Kecamatan Gedangsari mengalami kerusakan pada hunian dan infrastruktur. Beberapa akses jalan juga terhalang, yang mempersulit mobilitas warga.
Kerugian yang ditimbulkan dari kejadian ini diperkirakan mencapai Rp4,6 juta, sementara penanganan dan pemulihan masih berlangsung di lapangan. Laporan lebih lanjut diperlukan untuk mendalami kerusakan yang lebih detail.
Di Kabupaten Kulon Progo, laporan menyebutkan lima titik yang terdampak di Kecamatan Wates dan Lendah, termasuk kerusakan pada pohon dan akses jalan. Upaya penanganan darurat juga sedang dilaksanakan untuk mengurangi dampak lebih lanjut.




