Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari berhasil menggondol medali perak di cabang bulu tangkis SEA Games 2025. Mereka menghadapi pertarungan sengit di final melawan pasangan ganda putri dari Malaysia, Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan, dengan skor akhir 16-21, 21-19, dan 17-21.
Pertandingan berlangsung di Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Tani, Thailand, dan membawa tantangan tersendiri bagi Febriana dan Meilysa. Sejak awal laga, tekanan dari lawan membuat mereka kesulitan menemukan ritme permainan optimal.
Meskipun menghadapi lawan yang tangguh, kedua pemain Indonesia ini menampilkan semangat juang yang tinggi. Mereka berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan dan menciptakan momen-momen kunci di setiap gim.
Analisis Pertandingan dan Strategi Permainan
Di awal permainan, Febriana dan Meilysa terlihat kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain Pearly dan Thinaah. Lawan mereka mampu mencuri poin dengan cepat, membuat pasangan Indonesia tertinggal 6-2 pada awal gim pertama.
Setelah jeda, meskipun mencoba untuk membalikkan keadaan, Febriana dan Meilysa tetap tertekan oleh permainan agresif lawan. Mereka akhirnya tertinggal di interval pertama dengan skor 11-6, sebuah tantangan berat untuk bangkit kembali.
Setelah interval, tampak ada perbaikan dari sisi permainan Febriana dan Meilysa ketika mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 16-15. Namun, perjuangan mereka terhalang ketika lawan kembali merebut kendali dan menutup gim pertama dengan skor 21-16.
Kedudukan dan Perkembangan di Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Pearly dan Thinaah kembali menunjukkan kekuatan mereka dengan mempertahankan dominasi. Dalam hitungan menit, mereka telah memimpin dengan skor 7-1, menambah tekanan pada Febriana dan Meilysa.
Pada interval gim kedua, kedudukan menunjukkan 11-5 berpihak pada Malaysia. Meskipun dalam posisi tertinggal, Janji dan Ana tidak menyerah dan berusaha untuk mengejar ketertinggalan.
Dengan tekad yang kuat, mereka akhirnya berhasil menyamakan skor menjadi 15-15. Momen tersebut menjadi titik balik berharga saat Febriana dan Meilysa menampilkan permainan terbaik mereka walaupun harus berjuang lebih keras.
Kesimpulan dan Pelajaran dari Pertandingan
Walaupun tidak berhasil meraih medali emas, penampilan Febriana dan Meilysa patut mendapatkan apresiasi. Mereka menunjukkan potensi besar dan ketahanan mental dalam menghadapi tekanan di laga final yang berkelas tinggi.
Pengalaman dalam pertandingan ini tentunya membawa banyak pelajaran berharga bagi keduanya untuk masa depan. Kemandirian dan kerja sama tim yang kuat menjadi kunci dalam perjalanan mereka di dunia bulu tangkis.
Dari laga kali ini, Febriana dan Meilysa memiliki fondasi yang cukup kuat untuk berkembang lebih baik dan siap bersaing di event-event selanjutnya. Harapan besar tertuju pada mereka untuk menampilkan performa yang lebih baik di turnamen yang akan datang.




