Pebiliar muda Indonesia, Ferdis, baru saja meraih prestasi gemilang dengan membawa pulang medali emas dari Asian Pool Championship 2025. Kemenangannya ini menjadi tonggak penting dalam kariernya dan diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan untuk mengikuti turnamen lainnya di masa depan.
Ajang prestisius ini berlangsung di iNews Tower, Jakarta, dari tanggal 24 hingga 31 Januari 2026, dan diikuti oleh 225 peserta dari berbagai negara. Keberhasilan Ferdis menjadi juara tidak hanya mengharumkan namanya, tetapi juga nama Indonesia di pentas olahraga internasional.
Dengan semangat yang tak pernah padam, Ferdis berbagi harapan akan dapat mengikuti lebih banyak turnamen biliar di masa yang akan datang. Ia merasa bahwa setiap kemenangan adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan selama ini.
Pentingnya Persiapan yang Matang dalam Turnamen Biliar
Persiapan yang matang adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dalam turnamen biliar. Ferdis mengungkapkan bahwa ia menjalani latihan intensif sebelum bertanding, termasuk memperbaiki teknik dan strategi permainan. Latihan rutin ini menjadi bagian penting dalam persiapan menjelang kompetisi besar.
Selain fisik, aspek mental juga tidak kalah penting. Ferdis sering melatih fokus dan konsentrasi agar bisa tampil maksimal saat bertanding. Dukungan dari keluarga dan pelatihnya memberi motivasi tambahan untuk terus berjuang di lapangan.
Setiap pertandingan yang dihadapi oleh Ferdis juga memberikan pelajaran berharga. Ia menyadari bahwa tidak hanya skill yang diperoleh, tetapi juga pengalaman bertanding dengan pesaing dari berbagai negara. Hal ini sangat krusial untuk mengembangkan kemampuannya ke level yang lebih tinggi.
Kendala dan Tantangan yang Dihadapi Selama Turnamen
Selama mengikuti turnamen, Ferdis mengakui bahwa ia menghadapi berbagai kendala dan tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah menghadapi lawan yang lebih berpengalaman. Momen ini membuatnya berpikir lebih kritis dan cepat dalam mengambil keputusan saat bermain.
Ferdis mengingat satu pertandingan yang sangat menantang di mana ia harus berjuang secara fisik dan mental. Hasil akhir yang memuaskan tidak hanya berkat keahliannya, tetapi juga karena kemampuannya untuk tetap tenang di tengah tekanan. Ini adalah bagian dari pelajaran yang sangat berharga bagi seorang atlet muda.
Meskipun ada tantangan, ia melihat setiap kesulitan sebagai kesempatan untuk belajar dan tumbuh. Menurut Ferdis, pengalaman pahit dan manis selama turnamen akan membentuknya menjadi pebiliar yang lebih baik di masa mendatang.
Peran Pelatih dan Dukungan Keluarga dalam Kesuksesan Ferdis
Sukses Ferdis tidak lepas dari peran penting pelatih dan dukungan keluarga. Pelatihnya memberikan arahan yang tepat mengenai teknik dan strategi permainan, sehingga Ferdis bisa tampil optimal. Mereka bekerja sama dalam menganalisis lawan-lawan yang dihadapi, yang sangat membantu dalam merumuskan taktik yang efektif.
Keluarga Ferdis juga berperan besar dalam memberikan dukungan moral. Kehadiran orang tua dan sanak saudara di setiap pertandingan menjadi sumber motivasi yang tak ternilai. Mereka selalu ada untuk memberikan semangat tak peduli seberapa berat pertandingan yang dihadapi.
Kombinasi antara pelatihan yang baik dan dukungan emosional dari keluarga membuat Ferdis merasa lebih percaya diri. Daya juangnya menjadi semakin kuat berkat kehadiran mereka yang selalu mendukung di belakangnya.
Harapan untuk Masa Depan Pemain Biliar Muda Indonesia
Sekarang setelah meraih medali emas, Ferdis memiliki cita-cita untuk menginspirasi generasi muda lainnya untuk terjun ke dunia biliar. Ia percaya bahwa dengan usaha dan dedikasi, siapa pun bisa meraih impian yang diinginkan. Melalui pengalamannya, ia ingin menunjukkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita bekerja keras.
Ferdis berharap akan semakin banyak ajang biliar yang diadakan di Indonesia, yang tidak hanya akan meningkatkan kompetisi but juga minat masyarakat terhadap olahraga ini. Peningkatan event-event lokal dapat menjadi ajang bagi pebiliar muda untuk berprestasi dan menunjukkan bakat mereka.
Melihat ke depan, Ferdis ingin terus berlatih dan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Dengan pengalaman yang ia kumpulkan, ia optimis bahwa impian untuk bersaing di arena internasional bukanlah sekadar angan-angan, melainkan sebuah tujuan yang bisa dicapai dengan kerja keras.




