Manchester United tengah melakukan langkah strategis di akhir bursa transfer musim dingin 2026. Pada saat yang sama, mereka berusaha merebut bek muda berbakat, Jeremy Jacquet, dari rival mereka, Liverpool.
Pemain berusia 20 tahun ini sukses mencuri perhatian banyak klub berkat penampilannya yang impresif bersama Rennes di Ligue 1. Chelsea juga menunjukkan minat, tetapi Liverpool akhirnya berhasil meraih kesepakatan yang diinginkan.
Harga transfer yang disepakati Liverpool untuk Jacquet mencapai 60 juta poundsterling. Ini adalah langkah berani bagi The Reds dalam memperkuat lini pertahanan mereka.
Manchester United Berusaha Menggagalkan Perpindahan Jeremy Jacquet
Manchester United melakukan segala upaya untuk membajak Jacquet dari Liverpool. Ini menunjukkan betapa kompetitifnya bursa transfer musim ini, terutama di antara klub-klub papan atas Inggris.
Kabar mengenai keinginan MU untuk merekrut Jacquet muncul pada tanggal 1 Februari 2026. Waktu yang sangat sempit membuat tim tersebut mengalami kesulitan untuk menyelamatkan transfer ini.
Namun, upaya mereka terlambat karena Liverpool sebelumnya sudah mencapai kesepakatan dengan Rennes. Hal ini memberikan keuntungan bagi The Reds dalam mempersiapkan kedatangan Jacquet ke Anfield.
Jalan Menuju Anfield untuk Jeremy Jacquet
Setelah kesepakatan antara Liverpool dan Rennes tercapai, Jacquet dipastikan akan mengenakan jersey merah Liverpool. Dia akan tetap bermain untuk Rennes hingga akhir musim 2025/2026 sebelum bergabung secara resmi.
Kontrak yang ditawarkan Liverpool mencakup periode hingga Juni 2031. Ini menunjukkan betapa seriusnya klub dalam berinvestasi pada talenta muda seperti Jacquet.
Kedatangan Jacquet di Liverpool diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi tim, terutama dalam penguatan pertahanan. Pelatih Liverpool tentu berharap bakat muda ini mampu berkembang dengan cepat di bawah bimbingannya.
Pembelajaran dari Persaingan Transfer yang Ketat
Kasus Jacquet menjadi gambaran nyata tentang persaingan sengit di bursa transfer. Banyak klub besar saling bersaing untuk mendapatkan pemain muda berkualitas dengan harapan membangun tim masa depan yang kuat.
Manchester United dan Liverpool terlibat dalam rivalitas yang tidak hanya terjadi di lapangan tetapi juga dalam hal transfer pemain. Rivalitas ini menambah bumbu pada sepak bola Inggris yang sudah kaya akan sejarah.
Bagi para penggemar, setiap hari menjelang tutup bursa transfer adalah waktu yang paling mendebarkan. Setiap kabar dan rumor bisa berubah menjadi kenyataan dalam sekejap.




