Donghan.co.id
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Donghan.co.id
No Result
View All Result
Home MotoGP

Bonnie PDIP Ungkap Kolonialisme Wariskan Feodalisme di Indonesia

Han Zhou by Han Zhou
May 6, 2026
in MotoGP
39 0
0
Bonnie PDIP Ungkap Kolonialisme Wariskan Feodalisme di Indonesia
32
SHARES
356
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Sejarawan dan anggota Komisi X DPR, Bonnie Triyana, menyoroti dampak kolonialisme yang masih terasa di masyarakat Indonesia saat ini. Ia menjelaskan bahwa warisan mental feodalisme yang ditinggalkan oleh kolonialisme menjadi alat kontrol penguasa terhadap rakyat, dan fenomena ini terus berlanjut di era sekarang.

Boni dalam diskusi yang digelar di Amsterdam, Belanda, berpendapat bahwa kolonialisme Belanda, melalui praktik Kongsi Dagang VOC, telah membentuk hubungan patron-klien antara elite dan rakyat. Hal ini menciptakan hierarki yang berlanjut bahkan setelah era kolonial berakhir.

Dia menyampaikan contoh nyata mengenai Soewardi Suryaningrat, atau Ki Hadjar Dewantara, yang diasingkan karena kritiknya terhadap pemerintah kolonial. Sebuah tindakan yang menunjukkan bahwa kebebasan berbicara pada era itu merupakan sesuatu yang hampir tidak mungkin bagi rakyat biasa.

Pentingnya Memahami Sejarah Kolonialisme dengan Benar

Bonnie menyatakan bahwa meskipun masa kolonial telah berakhir, pikiran dan praktik kolonialisme masih terintegrasi dalam pola pikir masyarakat. Sebagai contoh, mentalitas diskriminasi dan eksploitasi tetap ada dalam interaksi sosial di berbagai tingkatan.

Sebab itu, ia mengajak semua pihak, terutama pemerintah Belanda, untuk melakukan pelurusan sejarah, khususnya mengenai periode trauma antara tahun 1945 hingga 1949. Pengakuan terhadap fakta sejarah adalah langkah penting untuk menciptakan hubungan yang lebih baik di masa depan.

Dalam penjelasannya, Bonnie menekankan bahwa pendidikan sejarah harus mampu membebaskan masyarakat dari belenggu trauma dan kekerasan masa lalu. Pengetahuan yang bebas dari bias sejarah dapat membantu meredakan ketegangan sosial.

Kritik Terhadap Perspektif Sejarah Belanda

Banyak pendapat di Belanda yang menggambarkan era VOC sebagai masa kejayaan. Namun, Bonnie berargumen bahwa persepsi ini harus dikritisi. Di balik kisah kejayaan tersebut, banyak kekerasan dan eksploitasi yang dilakukan terhadap rakyat dan sumber daya alam di koloni.

Ia juga mencatat bahwa akademisi dan masyarakat umum di Belanda perlu memahami sisi kelam sejarah kolonialisme mereka. Pengetahuan ini sangat penting untuk menghargai martabat dan hak-hak manusia yang telah terabaikan.

Kritik yang disampaikannya tak hanya menyoroti tindakan kolonial di masa lalu, tetapi juga bagaimana hal itu membentuk dinamika sosial dan politik saat ini. Perhatian yang lebih besar terhadap sejarah kolonialisme, menurutnya, menjadi penting untuk memperbaiki hubungan antara dua negara.

Kontribusi Pendidikan Sejarah dalam Menghadapi Ketidakadilan

Edukasi sejarah yang lebih baik akan membantu masyarakat untuk memahami pola diskriminatif yang masih ada, serta pentingnya kesetaraan bagi semua. Bonnie percaya, ketika masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang latar belakang sejarah mereka, mereka akan lebih mampu menghargai kemanusiaan satu sama lain.

Bagi Bonnie, pendidikan tidak hanya sekedar transfer pengetahuan, tetapi juga alat untuk transformasi sosial. Pendidikan yang mencerahkan dapat menjadi jalan menuju keputusan yang lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan memutus rantai kekerasan yang terjadi di masyarakat, pendidikan dapat berperan sebagai jembatan untuk membangun dialog dan saling menghargai antarindividu. Inilah yang diharapkan menjadi landasan bagi generasi selanjutnya.

Tags: BonnieFeodalismeIndonesiaKolonialismePDIPUngkapWariskan
Tweet8Share13Share
Previous Post

Skema Baru Kemendikdasmen untuk Masa Depan Guru Non-ASN

Next Post

Kasus Pendiri Pesantren di Pati Diduga Cabul Terhadap Santri Dapati Sorotan PBNU

Han Zhou

Han Zhou

Next Post
Kasus Pendiri Pesantren di Pati Diduga Cabul Terhadap Santri Dapati Sorotan PBNU

Kasus Pendiri Pesantren di Pati Diduga Cabul Terhadap Santri Dapati Sorotan PBNU

Youtube Channel

Currently Playing

Follow Our Page

Popular Post

    donghan-1

    donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026

    Follow Us

    Category

    • Basket
    • Formula 1
    • MotoGP
    • Raket
    • Sepakbola
    • Sport Lain

    Tag Cloud

    Aksi Andrie Baru Bekasi Buruh dan dari Day Daycare dengan Diduga DPR Dunia Gelar Hari Indonesia Jakarta Jepang Kasus Kecelakaan Kereta Korban Mahasiswa Massa Masters Meninggal oleh pada Pati Pendiri Polisi Prabowo Rusuh saat Sejarah Setelah Tabrak Tahun tentang Terhadap Tiga Timur untuk yang Yunus

    Recent News

    Dendam 4 TNI terhadap Andrie Yunus Perlu Dipertanyakan

    Dendam 4 TNI terhadap Andrie Yunus Perlu Dipertanyakan

    May 6, 2026
    Kesalahan Manchester United dalam Klausul Peminjaman Pemain

    Kesalahan Manchester United dalam Klausul Peminjaman Pemain

    May 6, 2026

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    No Result
    View All Result
    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In