Pada awal Januari, Desa Gunung Meraksa di Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, mengalami bencana banjir yang cukup parah. Sebanyak 164 unit rumah terendam dengan ketinggian air mencapai satu meter, memaksa 450 kepala keluarga untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Hujan deras yang terjadi selama beberapa hari menyebabkan tingginya curah hujan dan mengakibatkan banjir ini. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Januar Efendi, menjelaskan bahwa permukiman di Dusun I dan Dusun II di desa tersebut menjadi yang paling terdampak oleh bencana alam ini.
Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, bencana ini membuat aktivitas masyarakat terhenti total. Akses jalan yang terendam banjir menghambat pergerakan dan distribusi barang bagi warga yang terkena dampak.
Penyebab dan Dampak Banjir di Desa Gunung Meraksa
Penyebab utama dari banjir ini adalah hujan intens yang berlangsung lama di daerah tersebut. Curah hujan yang tinggi menyulitkan tanah untuk menyerap air, sehingga menggenangi wilayah pemukiman warga.
Dari laporan yang diterima, tercatat sebanyak 450 kepala keluarga terdampak yang harus mengungsi. Tim BPBD langsung melakukan peninjauan untuk memahami situasi dan mendata warga yang terjebak dalam bencana ini.
Tak hanya berdampak pada rumah, bencana ini juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Banyak usaha lokal yang terpaksa ditutup sementara hingga kondisi pulih kembali.
Upaya Penanggulangan Bencana oleh Pemerintah Setempat
Setelah bencana terjadi, BPBD segera mengerahkan personil ke lokasi untuk melakukan kaji cepat. Tim tanggap darurat dikerahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Dalam proses evakuasi, pihak berwenang menggunakan perahu karet untuk mengangkut warga dari lokasi banjir. Upaya ini dilakukan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa akibat genangan air yang semakin dalam.
Para petugas juga memberikan bantuan makanan dan obat-obatan bagi warga yang telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Ini merupakan bagian dari langkah cepat dalam menangani dampak bencana.
Kondisi Terkini dan Langkah Pemulihan Masyarakat
Saat ini, kondisi air mulai surut, sehingga warga mulai melakukan pembersihan di rumah mereka. Namun, banyak dari mereka yang merasa masih tertekan oleh keadaan yang terjadi.
Beberapa rumah mengalami kerusakan akibat genangan air, dan mungkin membutuhkan perbaikan yang cukup serius. Proses pemulihan menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat setempat setelah bencana ini.
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk memberikan dukungan serta bantuan pasca-banjir. Ini mencakup bantuan perbaikan rumah dan pemulihan ekonomi bagi warga yang terdampak.




