Banjir besar telah melanda beberapa daerah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak Rabu sore. Hujan deras yang turun beruntun menyebabkan meluapnya air dari anak kali, membawa serta material lumpur dan bebatuan ke pemukiman warga yang sangat terdampak.
Menurut laporan dari BPBD Jawa Barat, ketinggian air masih sangat signifikan hingga pagi hari. Wilayah yang mengalami dampak parah mencakup Jl Bali Raya, Desa Bojong Koneng, Desa Cijayanti serta Kampung Sawah, Desa Leuwinutug, di Kecamatan Babakan Madang dan Citeureup.
Di Desa Cijayanti, empat unit rumah mengalami kerusakan sedang, yang melibatkan hingga 15 jiwa. Kerusakan tersebut meliputi tembok yang roboh dan dinding kamar yang jebol akibat derasnya arus.
Dampak dan Kerugian Akibat Banjir di Wilayah Terkena
Banjir telah memberikan dampak signifikan bagi para warga. Satu unit rumah lainnya mengalami kerusakan ringan akibat tembok dapur yang jebol, dengan total kerugian materiil yang mulai dihitung oleh pihak terkait.
Selain kerusakan bangunan, sebanyak 68 rumah lainnya terpapar banjir tanpa mengalami kerusakan struktur yang berarti. Ini mengindikasikan bahwa meskipun tidak semua rumah rusak, risiko terhadap keselamatan jiwa tetap sangat tinggi.
Di Desa Leuwinutug, lima unit rumah juga terpapar banjir namun tetap aman dari kerusakan fisik. Hal ini menyoroti kondisi riskan yang masih mengancam di kawasan tersebut meskipun keadaan relatif lebih baik.
Tindakan Penanganan dan Respon dari Otoritas Setempat
Pihak BPBD Jawa Barat menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat hujan intensitas tinggi yang berlangsung terus menerus. Hujan deras ini menyebabkan air meluap dan mengangkut material tanah serta batu ke dalam pemukiman warga.
Saat ini, pihak BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan evaluasi ke lokasi untuk menilai kerusakan dan menentukan langkah selanjutnya. Koordinasi dengan aparat setempat juga sudah dilakukan untuk memaksimalkan respons terhadap situasi ini.
Hadi Rahmat dari BPBD Jawa Barat mengatakan bahwa meskipun banjir mulai surut, pembersihan material dan penanganan dampak kondisi ini masih menjadi fokus utama. Warga diajak untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi di kemudian hari.
Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Masa Depan
Pentingnya mitigasi bencana di wilayah ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan pengalaman banjir yang kerap terjadi, warga dan pengelola daerah diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi cuaca ekstrem.
Langkah-langkah pencegahan, seperti memperbaiki sistem drainase dan menjaga kebersihan saluran air, dapat dimanfaatkan untuk meminimalisir dampak banjir di masa depan. Edukasi kepada masyarakat tentang bahaya banjir dan cara-cara untuk menghadapinya juga sangat direkomendasikan.
BPBD Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten dalam penanganan dan pemantauan kondisi di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana.




