Irjen Pol Asep Safrudin baru saja ditunjuk sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri dalam rangka mutasi sejumlah perwira tinggi. Sebelumnya, Asep menjabat sebagai Kapolda Kepulauan Riau dan memiliki pengalaman panjang di bidang penegakan hukum dan penyelidikan.
Dengan latar belakang sebagai mantan Wakapolda, Asep memiliki kemampuan dan wawasan yang telah teruji. Kariernya di instansi kepolisian sejak lama menunjukkan dedikasinya dalam menjalankan berbagai tugas yang diberikan.
Karir Asep di bidang kepolisian terlihat sangat mengesankan. Lulusan Akademi Kepolisian 1993 ini memiliki pengalaman yang kaya dalam berbagai posisi penting, membuktikan kemampuannya dalam menghadapi tantangan di lapangan.
Lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 15 Juni 1969, Asep memiliki rekam jejak yang menarik. Ia tumbuh dari latar belakang yang sederhana, tetapi berhasil meraih kesuksesan dalam kariernya di kepolisian dan menerima kepercayaan dari berbagai pihak.
Pendidikan dan Pengalaman Awal Irjen Asep Safrudin yang Menginspirasi
Asep adalah lulusan Akademi Kepolisian, salah satu lembaga pendidikan terkemuka dalam mencetak aparat penegak hukum. Melalui pendidikan yang ditempuh di Akpol, ia telah dibekali pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan tugas sebagai polisi.
Dari awal karirnya, Asep telah terjun langsung ke berbagai penugasan di kepolisian yang berkaitan dengan penyelidikan dan penegakan hukum. Pengalaman ini menjadi modal berharga ketika ia menghadapi tantangan lebih besar dalam kariernya.
Kariernya dimulai dengan penugasan yang beragam, termasuk di bidang narkotika. Ini menunjukkan komitmennya dalam menanggulangi masalah sosial yang diakibatkan oleh penyalahgunaan narkoba.
Dalam perjalanan kariernya, ia menjabat berbagai posisi strategis yang memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika kepolisian di tingkat wilayah dan pusat. Ini menyiapkan Asep untuk menghadapi tantangan di dalam institusi Polri yang lebih besar.
Hari-harinya di kepolisian diwarnai oleh berbagai pengalaman, mulai dari mengatasi kejahatan narkoba hingga penanganan kasus-kasus besar lainnya. Pengalamannya ini tidak hanya mengembangkan kemampuannya, tetapi juga memperkuat posisinya dalam susunan kepemimpinan Polri.
Karier Asep di Kepolisian yang Gemilang dan Beragam
Asep menjalani berbagai penugasan melalui perjalanan karier yang cemerlang. Ia pernah menjabat sebagai Kasat III Ditnarkoba Polda Metro Jaya, yang merupakan langkah awalnya di bidang narkoba. Dari situ, ia berhasil membangun reputasi yang kuat dalam hal penanganan tindak pidana narkoba.
Setelah itu, ia dipercaya menjadi Kapolres Bogor dan juga Kapolresta Barelang, di mana ia menunjukkan kepemimpinan yang efektif. Ini menjadikannya salah satu sosok yang diperhitungkan dalam institusi kepolisian, dengan pengalaman luas di tingkat kewilayahan.
Posisinya sebagai Wakapolda Kalimantan Barat dan Wakapolda Kepulauan Riau semakin memperluas jangkauannya dalam menangani berbagai masalah, termasuk pengawasan di daerah perbatasan. Ini memberikan Asep perspektif yang lebih komprehensif mengenai tantangan yang dihadapi kepolisian di berbagai wilayah.
Kemampuan dan kepemimpinan Asep juga mendapat pengakuan di Mabes Polri, di mana ia menjabat sebagai Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim. Pangkat dan jabatan ini menjadi tolak ukur keberhasilannya dalam karier di instansi kepolisian.
Dengan berbagai jabatan dan tanggung jawab yang diemban, reputasi Asep di kalangan rekan-rekannya semakin terbangun. Ia menjadi sosok yang dihormati karena ketekunan dan dedikasinya dalam menangani setiap tugas yang diberikan.
Penugasan Terbaru Irjen Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri
Pada tahun 2026, Asep ditunjuk untuk menjabat sebagai Kabareskrim Polri, yang merupakan salah satu posisi paling strategis dalam institusi kepolisian. Penunjukan ini menjadi salah satu langkah signifikan dalam kariernya dan menunjukkan kepercayaan dari pimpinan Polri terhadap kemampuannya.
Di posisi ini, ia bertanggung jawab dalam menangani penyelidikan berbagai tindak pidana, mulai dari kejahatan ringan hingga berat. Dengan pengalaman sebelumnya, Asep diharapkan dapat membawa perubahan positif dan memperkuat kinerja Bareskrim Polri.
Pengalaman Asep sebelumnya di Bareskrim, termasuk sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Siber, membekalinya dengan pemahaman yang mendalam mengenai isu-isu terkini dalam penegakan hukum. Hal ini menjadi nilai tambah ketika menghadapi tantangan baru di era digital.
Selain itu, Asep juga memiliki rencana untuk memperkuat kerja sama antar lembaga, baik di dalam maupun luar negeri. Dengan demikian, diharapkan penanganan kejahatan dapat dilakukan secara lebih efektif.
Kini, di bawah kepemimpinan Asep, diharapkan Bareskrim Polri dapat lebih responsif terhadap perubahan yang ada di masyarakat, terutama dalam hal kejahatan lintas negara dan tantangan global lainnya yang membutuhkan perhatian khusus dari institusi kepolisian.



