Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari Provinsi Banten, Ade Yuliasih, mengundang kalangan akademisi serta mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang peran, fungsi, dan kewenangan DPD RI dalam konteks ketatanegaraan di Indonesia. Ajakan ini disampaikan dalam acara DPD Goes to School, yang diadakan di Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) pada tanggal 28 Oktober.
Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mendidik masyarakat mengenai peran DPD RI sebagai lembaga perwakilan daerah. Selain itu, acara ini memperkuat komunikasi antara lembaga DPD RI dan dunia pendidikan untuk membangun kesadaran mengenai demokrasi dan partisipasi masyarakat.
Dalam pengantarannya, Ade Yuliasih mengungkapkan rasa terima kasih kepada pimpinan dan civitas akademika Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang telah mendukung suksesnya acara ini. Dia juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan menciptakan generasi yang kritis terhadap isu-isu kebangsaan dan pembangunan.
Peran Penting DPD RI dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia
DPD RI memiliki tanggung jawab yang signifikan dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional, sesuai dengan amanat konstitusi. Pemahaman tentang peran, tugas, dan fungsi DPD RI perlu terus ditingkatkan di kalangan publik, terutama di lingkungan akademis.
Ade juga menegaskan bahwa pemahaman yang baik mengenai kedudukan DPD RI sangat penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Melalui interaksi dengan perguruan tinggi, diharapkan mahasiswa bisa lebih memahami proses demokrasi di Indonesia.
Dalam laporannya, Kepala Kantor DPD RI Provinsi Banten, Yuni Samsi Agus, menjelaskan bahwa DPD Goes to School adalah bagian dari upaya untuk mendukung pelaksanaan tugas konstitusional DPD RI. Aktivitas ini juga bertujuan untuk menyebarkan informasi tentang lembaga DPD kepada masyarakat luas.
Membangun Sinergi antara DPD RI dan Perguruan Tinggi
Yuni menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman khususnya di kalangan akademisi tentang tugas dan kewenangan DPD RI. Perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam membangun komunikasi dan pertukaran pengetahuan.
Melalui acara ini, diharapkan mahasiswa dapat terinspirasi untuk aktif berpartisipasi dalam proses-proses demokrasi di negara ini. Pengetahuan yang mendalam mengenai peran lembaga perwakilan daerah dapat mendorong mereka untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.
Kegiatan tersebut dikemas dalam format pemaparan materi, diskusi, dan dialog interaktif dengan partisipasi Anggota DPD RI Provinsi Banten. Dua narasumber yang dihadirkan dalam acara ini memperkaya diskusi dengan keahlian masing-masing.
Materi Edukasi dan Interaksi dengan Peserta
Ketua KPU Provinsi Banten, Mohamad Ihsan, memberikan materi terkait peran Komisi Pemilihan Umum dalam pemilu dan pendidikan pemilih. Dalam presentasinya, Ihsan menjelaskan tentang berbagai tahapan pemilu dan bagaimana KPU menyebarluaskan informasi penting kepada masyarakat.
Beliau juga menyoroti pentingnya pendidikan pemilih, khususnya untuk pemilih pemula dan kelompok yang rentan. Sosialisasi tentang tata cara pemilu dan penggunaan media digital menjadi salah satu fokus utama dalam meningkatkan partisipasi pemilih.
Upaya memastikan bahwa informasi yang disampaikan akurat juga menjadi pokok bahasan yang krusial, terutama dalam era di mana hoaks dapat dengan mudah menyebar. Pondasi yang kuat dalam pemahaman demokrasi dapat membantu masyarakat untuk menghadapi berbagai tantangan di bidang politik.
Kesimpulan dari Kegiatan DPD Goes to School
Kegiatan DPD Goes to School ini diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran yang lebih luas di kalangan mahasiswa tentang pentingnya DPD RI dalam sistem ketatanegaraan. Kesempatan interaksi langsung dengan anggota DPD RI diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk bergerak aktif dalam menyampaikan aspirasi.
Ade Yuliasih menekankan bahwa pemahaman yang mendalam tentang peran DPD RI akan dapat menjawab berbagai tantangan dalam pembangunan daerah. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk menciptakan generasi yang tidak hanya kritis tetapi juga peduli pada isu-isu kebangsaan.
Dengan kolaborasi yang kuat antara DPD RI dan dunia pendidikan, mereka berharap dapat menciptakan perubahan yang positif di tengah masyarakat. Sinergi ini penting untuk mengukuhkan peran DPD RI sebagai penggugah kesadaran demokrasi di tingkat daerah dan nasional.



