Sebuah situasi aneh dan menarik terjadi di Surabaya, menggemparkan warga sekitar. Lantai rumah di Jalan Bogen, Ploso, Kecamatan Tambaksari, mulai mengeluarkan asap tipis yang disertai suhu panas dan aroma terbakar yang mencolok.
Cik Wen, pemilik rumah berusia 70 tahun, melaporkan bahwa fenomena ini sudah berlangsung lebih dari seminggu. Awalnya, asap muncul di teras, tetapi kemudian menyebar ke dalam rumah, khususnya di ruang tamu.
“Panasnya terasa di bagian teras dan ruang tamu di balik tembok,” ungkap Cik Wen, menunjukkan betapa mengganggunya fenomena ini.
Pemeriksaan Petugas terhadap Fenomena Asap di Rumah
Dalam usaha mencari tahu penyebabnya, Cik Wen memutuskan melaporkan masalah ini ke Command Center 112. Tim dari Pemadam Kebakaran, BPBD, dan PLN melakukan peninjauan di lokasi yang dicurigai.
Mereka melakukan pemeriksaan menyeluruh di rumah Cik Wen untuk menemukan kemungkinan adanya pipa gas atau kabel yang bermasalah di bawah bangunan. Namun, yang mengejutkan, tidak ditemukan indikasi adanya masalah tersebut.
“Petugas memeriksa dan menyampaikan bahwa tidak ada pipa atau kabel yang menunjukkan tanda-tanda korsleting,” jelas Cik Wen, merasa sedikit lega namun tetap waspada.
Pengalaman Pribadi Cik Wen dan Keluarganya dalam Menghadapi Masalah Ini
Cik Wen adalah penghuni rumah tersebut selama 35 tahun dan mengungkapkan bahwa ini adalah pengalaman pertama yang tak terlupakan bagi dirinya. Fenomena aneh ini membuatnya merasa cemas dan bingung tentang penyebabnya.
“Saya belum pernah menghadapi situasi seperti ini selama tinggal di sini,” katanya, menunjukkan ketidakpastian yang mengganggu pikirannya. “Asap masih keluar dan ini menjadi misteri yang terus menggoda rasa ingin tahunya.
Keberadaan asap di dalam rumah menambah kekhawatiran, apalagi di tengah masa yang penuh ketidakpastian seperti sekarang ini.
Investigasi Tambahan oleh Tim Gabungan yang Terkait
Ketua Tim Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar Pranoto Negoro, mengonfirmasi laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa asap muncul dari lubang kecil berukuran 30×30 cm dan kedalaman sekitar 50 cm.
“Petugas mendapati asap ini keluar dari galian tanah di lantai rumah warga,” sambungnya, menambahkan bahwa pemeriksaan lebih dalam diperlukan untuk menemukan penyebabnya yang lebih akurat.
Setelah penyelidikan lebih lanjut, petugas PLN menduga bahwa penyebab masalah ini berasal dari instalasi kabel lama yang menempel di ground dalam tanah. Meski kabel tersebut sudah diputus, situasi ini tetap menjadi perhatian.
Pentingnya Waspada dan Tindakan Selanjutnya bagi Warga
BPBD memberikan imbauan kepada pemilik rumah agar tetap waspada dan mengawasi fenomena ini. “Kami menghimbau agar apabila menemukan hal yang sama lagi dapat segera menghubungi 112,” ujar Arif, menekankan perlunya langkah cepat dalam menangani situasi yang bisa membahayakan ini.
Hingga sore hari, kondisi di rumah Cik Wen masih mengeluarkan hawa panas dan asap meski telah dilakukan penanganan darurat oleh petugas. Masyarakat di sekitar pun mulai merasakan kegelisahan.
Penyelidikan yang lebih mendalam sepertinya dibutuhkan untuk memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat.




