Donghan.co.id
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Donghan.co.id
No Result
View All Result
Home Raket

Sidang Bos Bongkar Dugaan Penerimaan Rp21 M Dirjen Bea Cukai

Han Zhou by Han Zhou
June 12, 2026
in Raket
38 1
0
Sidang Bos Bongkar Dugaan Penerimaan Rp21 M Dirjen Bea Cukai
32
SHARES
356
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Persidangan yang melibatkan dugaan suap kepada pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengundang perhatian publik. Terutama ketika John Field, pemimpin Blueray Cargo, dihadapkan pada tuduhan yang menyebutkan penerimaan uang suap mencapai Rp21 miliar oleh Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama.

Dalam sesi persidangan, jaksa penuntut umum mengungkapkan rincian penerimaan uang tersebut yang diterima oleh Djaka secara bertahap dalam tujuh kali pengiriman. Informasi ini menjadi salah satu poin penting dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat.

Pembacaan rincian uang yang diduga dikirim kepada Djaka Budhi oleh jaksa penuntut umum menjadi sorotan. Hal ini menandakan bahwa kasus ini bukan sekadar isu sepele tetapi melibatkan aliran uang yang signifikan di lingkungan pemerintahan.

Mekanisme Dugaan Suap di Bea dan Cukai

Merujuk pada kesaksian yang disampaikan, John Field mengonfirmasi penggunaan kode untuk menyebutkan penerima uang. Kode-kode ini, yang diberikan lisan oleh Orlando Hamonangan, mencerminkan sistem tertentu dalam pengelolaan suap di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai.

Penggunaan kode ini menunjukkan upaya untuk menciptakan kerahasiaan dalam transaksi tersebut. Tak hanya Djaka, beberapa pejabat lainnya seperti Rizal dan Sisprian juga terlibat dalam pengaturan suap ini, yang menjadi bagian dari sistem yang lebih luas.

Rizal dan Sisprian juga tengah diproses hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang mengindikasikan bahwa kasus ini memiliki banyak aspek untuk dieksplorasi lebih lanjut. Maka, penyidikan terhadap mereka pun diharapkan dapat mengungkap lebih banyak fakta mengenai praktik suap di lingkungan Bea dan Cukai.

Rincian Penerimaan Suap

Saat Jaksa Takdir Suhan membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di hadapan majelis hakim, rincian penyaluran uang suap kepada para pejabat terlihat jelas. Dalam beberapa bulan, John Field menyebutkan akumulasi uang suap yang diterima oleh Djaka, Rizal, dan Sisprian mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan informasi tersebut, setiap bulan dari Juli 2025 sampai Januari 2026, masing-masing penerima dilaporkan menerima kisaran Rp1 miliar hingga Rp3 miliar. Rincian ini menunjukkan betapa besarnya skandal yang melibatkan pejabat tinggi dalam struktur pemerintahan.

John Field menegaskan keyakinannya bahwa uang tersebut sampai kepada pihak-pihak yang sesuai dengan kode yang dipakai. Ketika ditanya mengenai keluhan dari penerima, ia mengaku tidak pernah mendengar ada masalah terkait pengiriman uang tersebut.

Imbas Hukum bagi Pelaku Suap

Dari keterangan yang terkuak dalam sidang, John Field didakwa melakukan suap secara sistematis dengan total mencapai Rp61 miliar. Hal ini jelas menunjukkan betapa terorganisirnya praktik suap di Ditjen Bea dan Cukai, yang melibatkan banyak oknum dalam rantai komando di instansi pemerintah.

Selain mengalirnya sejumlah uang, proses hukum ini juga diiringi dengan pemberian fasilitas hiburan yang totalnya mencapai Rp1,8 miliar. Fasilitas ini mencakup barang-barang mewah yang diberikan kepada pejabat, memberikan gambaran betapa kuatnya pengaruh uang dalam memengaruhi keputusan pejabat di pemerintah.

Penerima suap dari kalangan pejabat Bea dan Cukai seperti Rizal dan Orlando, mendapatkan bagian mereka yang cukup besar. Hal ini menciptakan pertanyaan mengenai integritas dan etika dalam pengelolaan anggaran negara, dan apakah mereka yang seharusnya melindungi kepentingan publik justru terjerat dalam praktik korupsi.

Tags: BeaBongkarBosCukaiDirjenDugaanPenerimaanRp21Sidang
Tweet8Share13Share
Previous Post

Usulan BPKH Terkait Kenaikan Setoran Awal Haji Menjadi Rp35 Juta dan Alasannya

Next Post

PBVSI Tunjuk Pelatih Kuba Jadi Caretaker Timnas Voli Indonesia Karena Ini

Han Zhou

Han Zhou

Next Post
PBVSI Tunjuk Pelatih Kuba Jadi Caretaker Timnas Voli Indonesia Karena Ini

PBVSI Tunjuk Pelatih Kuba Jadi Caretaker Timnas Voli Indonesia Karena Ini

Youtube Channel

Currently Playing

Follow Our Page

Popular Post

    donghan-1

    donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026

    Follow Us

    Category

    • Basket
    • Formula 1
    • MotoGP
    • Raket
    • Sepakbola
    • Sport Lain

    Tag Cloud

    Banjir Dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dugaan Dunia Haji Hingga Indonesia Jakarta Jemaah Karena Kasus Kebakaran Korban Korupsi KPK Mahasiswa MBG Menurut Minta oleh pada Piala Polisi Prabowo Rumah saat Setelah Tahun tentang Terkait Tersangka Tewas Tidak Tiga Tim Timnas untuk Warga yang

    Recent News

    Kejagung Tetapkan 6 Tersangka Baru dalam Kasus MBG

    Kejagung Tetapkan 6 Tersangka Baru dalam Kasus MBG

    June 19, 2026
    Rapor 4 Debutan Piala Dunia 2026 di Laga Pertama Tanjung Verde Paling Mengagumkan

    Rapor 4 Debutan Piala Dunia 2026 di Laga Pertama Tanjung Verde Paling Mengagumkan

    June 19, 2026

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    No Result
    View All Result
    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In