Donghan.co.id
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Donghan.co.id
No Result
View All Result
Home Basket

JPPI Minta KPK Ungkap Dugaan Korupsi Pada Seragam Sekolah di Langkat

Han Zhou by Han Zhou
July 7, 2026
in Basket
38 1
0
Kecaman P2G Terhadap Korupsi Seragam Sekolah yang Libatkan Bupati Langkat
32
SHARES
356
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Kasus dugaan korupsi pada pengadaan seragam sekolah di Langkat kembali memicu sorotan tajam. Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia, Ubaid Matraji, mendesak adanya tindakan serius dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengungkap sindikat korupsi yang terlibat dalam skandal ini. Korupsi di bidang pendidikan memiliki dampak yang sangat besar, terutama terhadap generasi muda yang seharusnya mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.

Ubaid menekankan bahwa pengadaan di Dinas Pendidikan dan Dinas Permukiman menjadi tonggak dari permasalahan yang lebih besar. Sama sekali tidak dapat dipungkiri bahwa anggaran pendidikan sering kali menjadi objek empuk bagi praktik korupsi yang dilakukan oleh elite daerah.

Sebagai contoh, kasus yang melibatkan Bupati Langkat, Syah Afandin, telah menunjukkan betapa seriusnya masalah ini. Ubaid mendesak agar seluruh jaringan yang terlibat, baik pejabat dinas, penyedia proyek, hingga broker politik, diusut tuntas tanpa kecuali.

Pengaruh Korupsi Terhadap Anggaran Pendidikan di Daerah

Pendidikan di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal pengelolaan anggarannya. Ubaid mengatakan bahwa anggaran yang besar seharusnya dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tapi kenyataannya justru sebaliknya. Pengawasan yang lemah menjadi sorotan utama, menyebabkan banyak kesempatan untuk melakukan korupsi.

Ia mencatat bahwa relasi kekuasaan yang dominan antara kepala daerah dan dinas pendidikan membuat kontrol terhadap pengadaan menjadi semakin sulit. Akibatnya, praktik korupsi pun semakin marak dan sulit untuk diberantas.

Kondisi ini menciptakan suasana di mana pendidikan dikelola seperti proyek politik, yang pada akhirnya mengubah fungsi sekolah menjadi mesin rente yang lebih memprioritaskan keuntungan daripada pendidikan yang berkualitas. Tentu ini menjadi masalah serius yang harus segera ditangani.

Problematika Dalam Penyusunan Jabatan Di Sektor Pendidikan

Salah satu isu yang disoroti oleh Ubaid adalah praktik jual beli jabatan, khususnya kepala sekolah. Fenomena ini menjadi isu krusial yang berdampak langsung terhadap mutu pendidikan. Jika kepala sekolah dipilih berdasarkan kemampuan finansial ketimbang kompetensi, maka kualitas pendidikan di sekolah tersebut pasti akan merosot.

Dampak yang ditimbulkan sangat jauh jangkauannya. Tidak hanya merusak birokrasi pendidikan, tetapi juga mengancam masa depan murid-murid yang seharusnya mendapatkan pendidikan yang terbaik. Ubaid menekankan bahwa hal ini sangat berbahaya.

Para kepala sekolah yang terpilih melalui praktik tersebut, pada umumnya, akan lebih memprioritaskan pemulihan modal dibandingkan dengan perbaikan kualitas pendidikan. Dalam jangka panjang, hal ini akan mengakibatkan kerugian yang lebih besar bagi sistem pendidikan itu sendiri.

Pentingnya Audit dan Pemulihan Anggaran Pendidikan

Ubaid juga mendorong kementerian terkait untuk melakukan audit terhadap pengelolaan pendidikan di daerah. Audit ini penting dilakukan untuk mengevaluasi tata kelola, terutama dalam hal pengadaan, mutasi kepala sekolah, dan berbagai proyek yang melibatkan dinas pendidikan. Dengan audit yang transparan, diharapkan praktik korupsi dapat diminimalisir.

Pengembalian anggaran yang diduga telah dikorupsi juga menjadi tuntutan yang mendesak. Ubaid menekankan pentingnya memulihkan hak peserta didik yang berhak atas dana pendidikan tersebut. Anggaran pendidikan seharusnya dialokasikan kembali untuk membantu siswa dalam mendapatkan kualitas pendidikan yang layak.

Menurut Ubaid, dana pendidikan bukanlah hal yang bisa diabaikan atau hilang karena praktik korupsi. Sebaliknya, dana tersebut adalah hak setiap siswa yang perlu dilindungi dan diutamakan.

Tags: DugaanJPPIKorupsiKPKLangkatMintapadaSekolahSeragamUngkap
Tweet8Share13Share
Previous Post

Streaming Langsung Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Belgia

Next Post

Isu Keretakan Antara Farhan dan Erwin di Pemkot Bandung

Han Zhou

Han Zhou

Next Post
Isu Keretakan Antara Farhan dan Erwin di Pemkot Bandung

Isu Keretakan Antara Farhan dan Erwin di Pemkot Bandung

Youtube Channel

Currently Playing

Follow Our Page

Popular Post

    donghan-1

    donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026

    Follow Us

    Category

    • Basket
    • Formula 1
    • MotoGP
    • Raket
    • Sepakbola
    • Sport Lain

    Tag Cloud

    Bupati Dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dugaan Dunia Haji Hingga Indonesia Jakarta Jemaah Jokowi Karena Kasus Kebakaran Korban Korupsi KPK Mahasiswa Menjadi Menurut Minta oleh pada Piala Polisi Prabowo Rumah saat Setelah Tahun tentang Terkait Tersangka Tewas Tidak Tiga Timnas untuk Warga yang

    Recent News

    Uji Publik Usulan Nama Provinsi Tatar Sunda oleh DPRD Jabar Siap Digelar

    Uji Publik Usulan Nama Provinsi Tatar Sunda oleh DPRD Jabar Siap Digelar

    July 7, 2026
    Henderson Absen di Piala Dunia 2026 karena Cedera Pergelangan Tangan saat Selebrasi

    Henderson Absen di Piala Dunia 2026 karena Cedera Pergelangan Tangan saat Selebrasi

    July 7, 2026

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    No Result
    View All Result
    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In