Komitmen Pemerintah Kota Medan dalam memperkuat ketahanan keluarga semakin terlihat melalui program yang bertajuk “Peran Orang Tua dan Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak”. Program ini diadakan di Aula Kantor Camat Medan Barat dan menghadirkan psikolog Liza Marini dan Evi Berlian Pakpahan sebagai narasumber yang membagikan pengetahuan tentang pengasuhan anak serta peran penting ayah dalam keluarga.
Kegiatan ini mencerminkan tanggung jawab Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam meningkatkan kualitas keluarga. Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan pemahaman bahwa keluarga menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Kepala Dinas P3APMP2KB Kota Medan, Edliaty, melalui Kepala Bidang Kesejahteraan Keluarga Elviyanti Pohan, menekankan bahwa pengasuhan anak adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa dikesampingkan. Selama ini, banyak yang menganggap bahwa pengasuhan anak merupakan tugas eksklusif ibu, padahal peran ayah sangat krusial untuk perkembangan anak secara emosional dan sosial.
“Kehadiran ayah dalam proses pengasuhan berpengaruh besar pada pendidikan dan keterampilan sosial anak-anak,” ungkap Elviyanti. Dalam konteks ini, Dinas P3APMP2KB terus berupaya menggugah kesadaran masyarakat untuk menghilangkan stigma yang ada dan mendorong agar ayah turut berkontribusi dalam pengasuhan.
Program edukatif semacam ini diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat yang selama ini kurang ideal mengenai peran ayah dalam keluarga. Dengan demikian, orang tua diharapkan bisa lebih memahami pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan positif bagi anak-anak mereka.
Menggiatkan Peran Ayah dalam Keluarga dan Pengasuhan
Peran ayah dalam pengasuhan anak bukan hanya sekadar sebagai pencari nafkah. Diharapkan, kehadiran ayah di rumah mampu mengubah dinamika pengasuhan dan memberikan teladan yang baik bagi anak-anaknya.
Tidak sedikit penelitian menunjukkan bahwa kehadiran ayah dapat meningkatkan kualitas hidup anak, terutama dalam aspek pendidikan. Pengasuhan yang melibatkan ayah secara aktif akan membuat anak merasa lebih berharga dan aman.
Dalam berbagai diskusi, banyak orang tua yang merasa terbebani dengan tanggung jawab pengasuhan. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberi pengetahuan tetapi juga memberi semangat bagi ayah untuk lebih terlibat dalam kegiatan sehari-hari anaknya.
Elviyanti juga mengatakan bahwa program semacam ini membantu memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan modernitas. Melalui peningkatan kesadaran dan pemahaman, diharapkan ikatan antara ayah dan anak semakin kuat.
Berbagai feedback positif dari peserta menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan sangat bermanfaat. Banyak dari mereka menyampaikan keinginan untuk menerapkan hal-hal yang dipelajari dalam praktik sehari-hari.
Pentingnya Kesadaran Orang Tua dalam Menghadapi Ancaman Sosial
Camat Medan Barat, melalui Sekretaris Camat Erwin Munte, memaparkan situasi sosial yang saat ini dihadapi masyarakat. Ancaman dari narkoba menjadi isu serius yang mengganggu tumbuh kembang anak-anak di lingkungan sekitar.
Orang tua diharapkan dapat lebih proaktif dalam mendidik dan mengawasi anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif. Kesadaran akan pentingnya peran orang tua sangat diperlukan dalam masyarakat yang penuh dengan tantangan dan godaan.
Dalam sambutannya, Erwin juga mengingatkan akan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Hal ini dianggap sebagai salah satu cara untuk melindungi anak dari risiko yang mungkin dihadapi.
Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi landasan bagi keluarga untuk membangun pola asuh yang positif. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh dengan baik dan terhindar dari pengaruh buruk yang ada di sekitarnya.
Hal ini juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman untuk generasi muda. Dengan demikian, generasi penerus dapat memiliki masa depan yang lebih baik dan cerah.
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Konteks Sosial yang Ada
Kegiatan yang diadakan oleh Dinas P3APMP2KB juga melibatkan partisipasi berbagai elemen masyarakat. Hadirnya Camat Medan Barat dan jajaran, lurah se-Kecamatan Medan Barat, serta organisasi masyarakat menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam pemberdayaan keluarga.
Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dianggap sangat penting dalam menciptakan perubahan positif. Agar program-program yang dirancang dapat berjalan dengan baik, partisipasi masyarakat menjadi salah satu kuncinya.
Penyampaian materi dan diskusi yang dilakukan juga memberikan kesempatan untuk bertukar pikiran antara berbagai disiplin ilmu. Hal ini diharapkan dapat memperkaya wawasan para peserta mengenai berbagai aspek pengasuhan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak orang tua yang terlibat aktif dalam proses pengasuhan. Dengan adanya dukungan dari komunitas, implementasi program diharapkan menjadi lebih efektif dan berdaya guna.
Kegiatan semacam ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga merupakan langkah konkret dalam penciptaan suasana sosial yang lebih membangun. Sehingga, ke depannya, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi tantangan yang ada.


