Donghan.co.id
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Donghan.co.id
No Result
View All Result
Home MotoGP

Dokter Spesialis Unair Diduga Melakukan Plagiarisme Tesis

Han Zhou by Han Zhou
July 15, 2026
in MotoGP
36 3
0
Dokter Spesialis Unair Diduga Melakukan Plagiarisme Tesis
32
SHARES
356
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Seorang dokter gigi di Surabaya yang dikenal dengan inisial SA mengaku telah menjadi korban dugaan plagiarisme yang dilakukan oleh rekan sejawatnya, dokter FLL. Kasus ini melibatkan penggunaan karya tulis ilmiah yang seharusnya menjadi tesis untuk pendidikan spesialis bedah mulut di Universitas Airlangga tanpa seizin pemiliknya.

Menurut kuasa hukum SA, Muhammad Taufiq, upaya untuk menyelesaikan masalah ini melalui mekanisme internal fakultas dianggap tidak memenuhi harapan. Oleh karena itu, mereka berencana untuk membawa perkara ini ke jalur pidana jika tidak ada penyelesaian yang memuaskan dari pihak berwenang.

Pihak kuasa hukum merasa penting untuk mengungkapkan proses penyelesaian yang belum memadai. Meski telah mengajukan laporan pelanggaran akademik kepada Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unair, hingga saat ini tidak ada perkembangan yang signifikan untuk korban.

Upaya Penyelesaian Intern dan Hasil yang Tidak Memuaskan

Menurut Taufiq, laporan tentang dugaan pelanggaran integritas akademik telah disampaikan ke FKG Unair pada 12 Mei 2026. Pendekatan jalur internal diambil agar masalah ini bisa diselesaikan secara akademik dan dengan itikad baik.

Namun, pihaknya merasa proses tersebut belum memberikan hasil yang memadai. Taufiq menambahkan bahwa pemeriksaan etik yang dilakukan fakultas tersebut tidak profesional dan tidak transparan.

Surat undangan untuk pemeriksaan pun diterima secara mendadak tanpa pemberitahuan yang cukup. Hal ini tentu berpotensi mengganggu proses hukum yang seharusnya berjalan dengan adil.

Bukan hanya itu, saat kliennya dimintai keterangan, Taufiq menyatakan bahwa penasehat hukum tidak diizinkan untuk hadir. Ini menciptakan keraguan mengenai objektivitas proses yang dijalani.

Selama pemeriksaan, terlihat bahwa tim komite etik tidak siap dan kurang memahami substansi mengenai plagiarisme yang sedang dibahas. Ini merugikan pihak pelapor yang berharap mendapatkan keadilan.

Dokumen Bukti dan Rincian Kasus Plagiarisme

Tim kuasa hukum juga menyediakan berbagai dokumen yang dianggap sebagai bukti dugaan plagiarisme. Dokumen tersebut meliputi metadata, riwayat penyusunan naskah, percakapan, dan hasil perbandingan dalam karya ilmiah yang mengindikasikan kemiripan antara karya milik SA dengan tesis yang digunakan oleh FLL.

Karya tulis tersebut menjadi salah satu syarat kelulusan untuk Program Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial. Hal ini menambah bobot dari pengaduan yang disampaikan.

Dalam periode 2021 hingga 2023, SA mengerjakan dua karya tulis ilmiah yang kemudian dipublikasikan sebagai tesis oleh FLL tanpa mencantumkan nama SA sebagai pemilik asli karya tersebut. Situasi ini semakin menguatkan argumen kuasa hukum untuk mendapatkan keadilan bagi kliennya.

Lebih jauh, Taufiq mengeluhkan hasil pemeriksaan komite etik yang merekomendasikan sanksi berupa peringatan tertulis terhadap terlapor. Menurutnya, keputusan ini sangat tidak memadai mengingat adanya bukti yang menunjukkan plagiarisme.

Pihaknya berencana untuk mendatangi Rektorat Unair minggu depan untuk meminta peninjauan kembali terhadap keputusan yang dinilai tidak adil tersebut.

Langkah Lanjut dan Potensi Tindak Pidana

Selain mengupayakan jalur administratif, tim kuasa hukum juga bersiap untuk membawa kasus ini ke tahapan hukum yang lebih serius. Jika tidak ada penyelesaian yang memenuhi syarat objektivitas dan transparansi, mereka akan melaporkan kasus ini ke Polrestabes Surabaya.

Taufiq menyatakan semua bukti telah siap dan jelas dalam mendukung pengaduan mereka. Pengacara tersebut menegaskan pentingnya merespons tindakan plagiarisme ini dengan serius di hadapan hukum.

Sementara itu, Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol Universitas Airlangga, Pulung Siswantara, mengakui bahwa laporan dari dokter SA telah melalui proses sidang etik. Sejumlah langkah telah diambil, termasuk menjatuhkan sanksi berupa teguran tertulis terhadap dokter FLL yang terlibat.

Pulung menjelaskan bahwa keputusan ini tetap bersifat final, tetapi pelapor diberi kesempatan untuk mengajukan banding jika merasa tidak puas. Ini menunjukkan adanya saluran yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan.

Semua langkah yang diambil ini menunjukkan bagaimana pentingnya menegakkan integritas akademik dalam lingkungan pendidikan tinggi. Kasus ini juga membuka diskusi lebih luas mengenai perlunya perlindungan bagi penulis karya ilmiah dari praktik plagiarisme.

Tags: DidugaDokterMelakukanPlagiarismeSpesialisTesisUnair
Tweet8Share13Share
Previous Post

KPK Mengamankan Bukti Elektronik Saat Geledah Rumah Bobby Rizaldi

Next Post

Korban Mafia Tanah Mbah Lanjar Terancam Kehilangan Rumah

Han Zhou

Han Zhou

Next Post
Korban Mafia Tanah Mbah Lanjar Terancam Kehilangan Rumah

Korban Mafia Tanah Mbah Lanjar Terancam Kehilangan Rumah

Youtube Channel

Currently Playing

Follow Our Page

Popular Post

    donghan-1

    donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026

    Follow Us

    Category

    • Basket
    • Formula 1
    • MotoGP
    • Raket
    • Sepakbola
    • Sport Lain

    Tag Cloud

    Bupati Dalam dan dari dengan Diduga Ditangkap DPR Dua Dugaan Dunia Haji Hingga Indonesia Jakarta Jemaah Kasus Kebakaran Kejagung Korban Korupsi KPK Mahasiswa Menjadi Menurut Minta oleh pada Piala Polisi Prabowo Rumah saat Sebagai Setelah Tahun tentang Terkait Tewas Tidak Tiga Timnas untuk Warga yang

    Recent News

    Fakta-Fakta Ledakan Bom Rakitan di Sekolah MAN 3 Padang

    Fakta-Fakta Ledakan Bom Rakitan di Sekolah MAN 3 Padang

    July 15, 2026
    Latihan Perdana di Persija, Shin Tae-yong Pastikan Belum Berhenti Belanja

    Latihan Perdana di Persija, Shin Tae-yong Pastikan Belum Berhenti Belanja

    July 15, 2026

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    No Result
    View All Result
    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In