Donghan.co.id
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Donghan.co.id
No Result
View All Result
Home MotoGP

Said Abdullah Menyatakan NU sebagai Kekuatan Islam di Indonesia

Han Zhou by Han Zhou
August 26, 2026
in MotoGP
39 0
0
Said Abdullah Menyatakan NU sebagai Kekuatan Islam di Indonesia
32
SHARES
356
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengungkapkan harapannya bahwa Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akan menjadi kesempatan penting untuk memperkuat identitas organisasi sebagai kekuatan moral dan kultural di Indonesia. Muktamar ini dijadwalkan berlangsung dari 27 hingga 31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, yang terletak di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Said menjelaskan bahwa NU memiliki modal sosial yang cukup signifikan, serta tradisi intelektual dan kekuatan pesantren yang telah menjadikannya sebagai salah satu organisasi yang dapat bertahan dan berkembang selama lebih dari seratus tahun. Dalam pandangannya, kontribusi para kiai serta keberadaan komunitas pesantren menjadi unsur-unsur penting yang memperkuat fondasi NU.

Dia menekankan bahwa tradisi keislaman yang diusung oleh NU, yang berlandaskan paham Asy’ariyah, semakin relevan dengan kontekstualisasi yang dilakukan agar dapat menjawab tantangan zaman saat ini. Dengan cara ini, NU menunjukkan kemampuannya dalam beradaptasi tanpa kehilangan jati dirinya sebagai organisasi Islam yang moderat.

Pentingnya Mempertahankan Jati Diri NU dalam Politik

“Sebagai kekuatan subkultur, NU menciptakan ruang budaya yang memungkinkan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, toleransi, dan kearifan lokal untuk berkembang secara organik,” kata Said, menegaskan posisi NU dalam kancah sosial dan budaya Indonesia. Menurutnya, proses ini merupakan salah satu sumber kekuatan yang membuat NU mampu bertahan di tengah berbagai tantangan yang ada.

Said mengingatkan agar NU tidak terjebak dalam hiruk-pikuk politik yang sering kali pragmatis dan transaksional. Dia berpendapat bahwa suksesi kepemimpinan di NU seharusnya tidak mengikuti pola yang sama dengan pergantian kepemimpinan politik konvensional.

“NU jangan sampai tergoda untuk terlibat terlalu dalam dalam ketegangan politik. Suksesi kepemimpinan NU perlu diperlakukan dengan cara yang lebih reflektif dan tidak transaksional,” ujarnya, menekankan perlunya kejelasan visi dalam memilih pemimpin yang mampu memegang teguh nilai-nilai moral dan spiritual yang telah ada.

Persoalan Besar yang Harus Dihadapi NU di Masa Depan

Said menekankan bahwa Muktamar ke-35 NU seharusnya tidak hanya berfokus pada perebutan kursi kepemimpinan. Menurutnya, banyak persoalan besar yang lebih mendesak untuk dibahas, seperti pengentasan kemiskinan, penanganan pengangguran, serta krisis pertanian dan lingkungan yang mengancam kehidupan masyarakat.

“Dengan segala tantangan tersebut, Muktamar tidak seharusnya menjadi arena untuk bertarung memperebutkan posisi, melainkan harus fokus pada isu-isu yang lebih penting,” tambahnya. Hal ini menunjukkan bahwa NU memiliki tanggung jawab lebih besar untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia juga menyoroti bagaimana NU telah berkembang melampaui komunitas pesantren dan kini memiliki ribuan sarjana yang menyebar di berbagai belahan dunia. Ini adalah modal yang bernilai bagi NU untuk memahami dan menyelesaikan tantangan peradaban di era modern ini.

NU sebagai Kekuatan Diasporik untuk Ilmu Pengetahuan

Diungkapkan oleh Said, NU memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan diasporik yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan jaringan sarjana NU yang kuat, organisasi ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap berbagai persoalan umat dan tantangan global saat ini.

Belajar dari masa kejayaan Islam, khususnya pada periode Dinasti Abbasiyah, bisa menjadi acuan bagi NU untuk terus bertumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi peradaban. Pengalaman sejarah ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi langkah-langkah masa depan NU.

“NU perlu berjalan di jalur keumatan untuk membesarkan peradaban Islam dan memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian persoalan umat,” tegasnya, menunjukkan arah dan tujuan NU ke depan yang lebih bermanfaat bagi banyak pihak.

Pemikiran Ulama sebagai Landasan untuk Masa Depan NU

Said mendorong agar hasil Bahtsul Masail yang merupakan produk pemikiran para ulama dan intelektual NU dapat lebih dipromosikan. Forum ini bisa berperan dalam menunjukkan kapasitas keilmuan NU dalam menghadapi tantangan zaman yang begitu kompleks.

“Pemikiran yang lahir dari tradisi intelektual NU adalah kunci untuk menjaga relevansi, baik di masa lalu, sekarang, dan masa depan,” tuturnya. Dengan menempatkan intelektualitas sebagai prioritas, NU diharapkan bisa terus memberikan kontribusi penting bagi masyarakat.

Sebagai anggota jemaah NU, Said menggarisbawahi pentingnya moralitas, spiritualitas, dan keteladanan sosial dalam perjalanan organisasi. Dia mengajak seluruh anggota untuk terus berkomitmen pada nilai-nilai yang telah membangun karakter NU selama ini.

Tags: AbdullahIndonesiaIslamKekuatanMenyatakanSebagai
Tweet8Share13Share
Previous Post

Kepala Dinas PUPR dan Anggota DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK Lagi

Next Post

Beli Sabu Rp650 Ribu Bayar Melalui Transfer

Han Zhou

Han Zhou

Next Post

Beli Sabu Rp650 Ribu Bayar Melalui Transfer

Youtube Channel

Currently Playing

Follow Our Page

Popular Post

    donghan-1

    donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026

    Follow Us

    Category

    • Basket
    • Formula 1
    • MotoGP
    • Raket
    • Sepakbola
    • Sport Lain

    Tag Cloud

    Baru Bupati Dalam dan dari dengan Diduga Ditangkap DPR Dua Dugaan Dunia Eks Haji Hingga Indonesia Jadi Jakarta Kasus Kebakaran Kejagung Korban Korupsi KPK Menurut Minta oleh Piala Polisi Prabowo Rumah saat Sekolah Setelah Tahun tentang Terkait Tersangka Tewas Tidak Tiga Timnas untuk Warga yang

    Recent News

    Beli Sabu Rp650 Ribu Bayar Melalui Transfer

    August 26, 2026
    Said Abdullah Menyatakan NU sebagai Kekuatan Islam di Indonesia

    Said Abdullah Menyatakan NU sebagai Kekuatan Islam di Indonesia

    August 26, 2026

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    No Result
    View All Result
    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In