Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Ferri Nuzarli, mengumumkan pengunduran dirinya dari partai tersebut pada Jumat (26/6). Langkah ini diambil bersama sekitar 1,3 juta anggota dan pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI), yang juga memutuskan untuk mundur karena perbedaan dalam visi perjuangan partai.
Ferri menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan hasil dari berbagai pertimbangan yang mendalam. Mereka merasa bahwa arah perjuangan yang diambil oleh Partai Buruh tidak lagi sejalan dengan nilai-nilai dan aspirasi yang diusung oleh ORI.
Dalam konferensi pers yang digelar, Ferri menyampaikan bahwa keputusan ini bukanlah hal yang mudah dan diambil setelah evaluasi yang matang dan menyeluruh.
Alasan Strategis Pengunduran Diri dari Partai Buruh
Ferri mengungkapkan bahwa hubungan antara ORI dan Partai Buruh sudah mulai mengalami ketegangan. Perbedaan pandangan antara kedua pihak telah muncul dan berkembang seiring berjalannya waktu.
“Kami telah berusaha menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, tetapi tampaknya itu tidak membuahkan hasil,” ujarnya. Dalam pandangannya, masalah internal ini seharusnya bisa diselesaikan dengan dialog, namun semakin lama justru semakin kompleks.
ORI, yang merupakan sayap politik dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), merasa perlu mengambil langkah tegas. Ferri menjelaskan bahwa pengunduran diri ini bukan sekadar keputusan emosional, tetapi ditujukan untuk menjaga integritas dan tujuan organisasi.
Proses Pengunduran Diri dan Langkah-Langkah Administratif
Ferri menegaskan bahwa pengunduran diri akan dilakukan secara teratur dan administratif. Ia telah menginstruksikan seluruh pengurus ORI di berbagai tingkatan untuk segera menyampaikan surat pengunduran diri.
Langkah ini akan dilakukan di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pengunduran diri berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan ketidakberesan.
Di sisi lain, Ferri berharap agar hubungan baik antara ORI dan Partai Buruh dapat tetap terjaga meskipun dalam situasi seperti ini. Keduanya harus saling menghormati meskipun telah mengambil jalan yang berbeda.
Dampak Pengunduran Diri terhadap Partai Buruh
Pengunduran diri yang dilakukan oleh ORI dan KSPSI diperkirakan akan memberikan dampak signifikan bagi Partai Buruh. Ferri bahkan mengklaim bahwa ORI merupakan salah satu inisiator utama dalam pembentukan partai tersebut.
“Kalau ditanya berapa besar pengaruhnya, ya otomatis separatuhnya,” ujar Ferri, menggambarkan betapa penting peran ORI dalam struktur partai. Kehilangan ini tentu membawa tantangan bagi kepemimpinan Partai Buruh ke depan.
Hingga saat ini, pihak Partai Buruh belum memberikan pernyataan resmi mengenai pengunduran diri tersebut. Namun, ada kecenderungan bahwa situasi ini bisa memicu dinamika baru di dalam partai.


