Jakarta – Dua mahasiswa Indonesia berhasil membuat sejarah dengan terpilih sebagai delegasi resmi dalam program internasional bertajuk “One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health & Well-being”, yang berlangsung di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat. Program ini menjadi kesempatan berharga bagi mereka untuk menjelaskan mengenai peran sepak bola dalam mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan generasi muda di forum global.
Delegasi yang terpilih merupakan bagian dari ekosistem Liga Universitas Coca-Cola, suatu langkah signifikan karena untuk pertama kalinya mereka mewakili Indonesia di panggung internasional. Tanggal 14 Juli 2026 menjadi momen bersejarah saat keduanya berangkat dari Jakarta menuju New York, dan dijadwalkan kembali pada 19 Juli 2026.
Elang Cikal Brajananta dari STKIP Pasundan dan M. Elyas Aryo Saputro dari Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah dua nama yang terpilih dalam proses seleksi ketat ini. Proses seleksi dilakukan berdasarkan merit yang melibatkan beberapa lembaga seperti Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Dalam penilaian calon delegasi, berbagai aspek dipertimbangkan, termasuk rekam jejak kepemimpinan dan kontribusi dalam dunia olahraga serta kepemudaan. Selain itu, kemampuan komunikasi dan kesiapan mereka untuk menjadi suara Indonesia dalam forum internasional juga menjadi faktor penting.
Forum internasional ini mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk berbagi ide dan pendekatan tentang kesehatan mental. Delegasi Indonesia telah dijadwalkan untuk menyampaikan pendekatan “Football for Mental Health” yang telah dikembangkan melalui program Liga Universitas, dengan agenda utama mereka berlangsung pada 17 Juli 2026.
Sejarah Baru untuk Mahasiswa Indonesia di PBB
Program ini bukan sekadar acara rutin, tetapi sebuah peluang emas bagi mahasiswa Indonesia untuk menorehkan prestasi di kancah global. Keberadaan mereka di PBB menunjukkan adanya perhatian yang semakin besar terhadap isu kesehatan mental, terutama di kalangan generasi muda.
Dengan terlibat dalam diskusi tingkat tinggi, kedua mahasiswa ini tidak hanya membawa suara Indonesia, tetapi juga harapan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental melalui olahraga. Mereka akan menjelaskan bagaimana sepak bola dapat digunakan sebagai alat untuk menjembatani berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
Berpartisipasi dalam forum semacam ini juga memberikan mereka kesempatan untuk membangun jaringan internasional. Dengan bertemu dan berdiskusi dengan pemuda dari berbagai negara, mereka bisa mendapatkan perspektif yang lebih luas tentang isu-isu yang relevan di tingkat global.
Pentingnya Kesehatan Mental dalam Kehidupan Pemuda
Kesehatan mental merupakan aspek penting yang kerap kali diabaikan, namun berdampak besar pada kehidupan sehari-hari. Munculnya masalah seperti depresi dan kecemasan di kalangan pemuda semakin meningkat, sehingga diperlukan platform untuk membahas dan mencari solusi.
Melalui olahraga, termasuk sepak bola, pemuda diajak untuk aktif bergerak sekaligus membina rasa kebersamaan dan tim yang solid. Ini menjadi cara efektif untuk memperbaiki kesehatan mental, karena kegiatan fisik dapat melepaskan endorfin, yang membantu mengurangi stres.
Dengan mengusung tema sepak bola sebagai jembatan untuk kesehatan mental, kedua mahasiswa ini akan memberikan contoh nyata mengenai bagaimana olahraga dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan mental. Ini menjadi bagian penting dalam upaya membangun generasi yang lebih kuat dan sehat secara mental.
Persiapan Delegasi Menjelang Program Internasional
Persiapan menjelang keberangkatan ke New York tentunya bukanlah hal sepele. Keduanya telah menjalani pelatihan intensif untuk mempersiapkan diri menghadapi diskusi di forum internasional. Mereka perlu siap dengan berbagai argumen dan solusi yang dapat diajukan.
Dialog dengan pihak-pihak terkait seperti mentor dan ahli di bidang kesehatan mental juga menjadi bagian dari proses belajar mereka. Ini membantu mereka memperkaya pengetahuan dan strategi untuk menyampaikan pandangan Indonesia secara efektif.
Dalam konteks ini, dukungan dari teman-teman, keluarga, dan komunitas juga sangat penting. Respon positif dari lingkungan sekitar memberikan motivasi tambahan bagi Elang dan Elyas, sehingga mereka lebih percaya diri dalam menyampaikan pesan mereka di kancah global.



