Donghan.co.id
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Donghan.co.id
No Result
View All Result
Home MotoGP

Kematian Eks Istri Polisi Medan, Dokter Ungkap Penyebab Luka Lebam

Han Zhou by Han Zhou
August 7, 2026
in MotoGP
38 1
0
Kematian Eks Istri Polisi Medan, Dokter Ungkap Penyebab Luka Lebam
32
SHARES
356
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Kematian L, mantan istri seorang anggota Polsek Medan Sunggal, Bripda IH, mengguncang masyarakat setempat. Penemuan jasadnya dengan luka tembak di sebuah rumah di Kompleks Bumi Asri, Medan, Sumatera Utara, menyisakan banyak tanda tanya.

Pihak keluarga merasa bahwa L tidak sekadar mengakhiri hidupnya sendiri. Temuan sejumlah luka lebam di tubuhnya menimbulkan dugaan bahwa ia sempat mengalami penganiayaan sebelum akhirnya ditemukan tewas.

Dokter Forensik, dr. Mistar Ritonga, dari RS Bhayangkara Medan, mengungkapkan hasil pemeriksaan menyatakan terdapat luka tembak tempel di kepala korban. Ini menunjukkan bahwa senjata api tersebut ditempelkan langsung pada kulit saat ditembakkan, menambah misteri kasus ini.

Analisis Medis Terhadap Luka Tembak pada Korban

Dr. Mistar menyatakan bahwa setelah melakukan pemeriksaan langsung terhadap korban, pihaknya menemukan tanda-tanda luka tembak yang khas. Luka tersebut menunjukkan bahwa senjata api ditempelkan dengan sangat dekat, membuat dampak langsung pada kepala korban.

“Berdasarkan keilmuan yang kami miliki dan aneka faktor medis, kami dapat menyimpulkan bahwa senjata memang ditempelkan pada bagian kepala saat ditembakkan. Ini memperkuat dugaan bahwa kematian L bukan hasil bunuh diri,” ungkapnya pada hari Kamis.

Berdasarkan penjelasan dr. Mistar, keraguan tentang proyektil yang tidak tembus sepenuhnya ke dalam kepala korban juga dijelaskan secara medis. Hal ini mungkin terjadi, terutama ketika proyektil harus melewati struktur keras seperti tulang tengkorak.

Dia juga menyebutkan bahwa kecepatan peluru dapat berkurang sebelum mencapai target. Ini diakibatkan oleh faktor-faktor tertentu, termasuk gesekan dengan struktur tubuh lainnya yang dapat mengurangi energi proyektil.

“Dari luka tembak yang masuk sebelah kanan, proyektil memang menelusuri dasar tengkorak dan dapat menyebabkan retakan. Akibatnya, peluru tidak cukup kuat untuk tembus dan terhenti di bawah kulit,” tambahnya, memberikan penjelasan medis atas situasi tersebut.

Pemeriksaan Lanjutan dan Temuan Lainnya

Pemeriksaan lebih lanjut mencakup observasi seluruh tubuh korban untuk mengenali tanda-tanda kekerasan. Namun, dr. Mistar menegaskan bahwa selama proses autopsi, tidak ditemukan indikasi penganiayaan secara fisik lainnya, sehingga menambah perdebatan tentang penyebab kematian yang sebenarnya.

“Selama pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang jelas. Hanya ditemukan bekas sayatan di tangan, yang dapat dipastikan sebagai luka lama,” kata dr. Mistar.

Lebih lanjut, fakta bahwa tidak ada bekas cekikan di leher korban juga dijelaskan oleh dr. Mistar, yang menunjukkan bahwa temuan visual tersebut tidak konsisten dengan dugaan penganiayaan. “Kami memastikan tidak ada bekas cekikan yang tampak selama pemeriksaan,” jelasnya.

Kondisi mata kiri korban yang tampak lebam menawarkan informasi tambahan. Mistar menjelaskan bahwa ini dapat terkait dengan pecahnya pembuluh darah di dasar tengkorak meski bukan akibat dari pukulan, melainkan dampak dari peluru itu sendiri.

“Lebam di sekeliling matanya bisa terjadi saat pembuluh darah pecah. Ini dikenal dalam istilah medis sebagai hematom kacamata,” ujarnya, menekankan bahwa ini bukan disebabkan oleh tindakan kekerasan dari luar.

Prosedur Autopsi dan Tanda-Tanda Kematian

Ketika membahas lebih dalam tentang proses autopsi, dr. Mistar merinci bahwa ada jahitan pada leher korban. Proses ini merupakan bagian penting dari pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan penyebab kematian.

“Saat kami melakukan autopsi, kami memang perlu menjalani prosedur yang kompleks. Leher dan kepala harus dibuka untuk memeriksa organ serta jaringan lainnya,” jelasnya. Hal ini menegaskan bahwa jahitan tersebut bukan sesuatu yang mencurigakan, melainkan langkah normal dalam proses otopsi.

Dia menambahkan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada korban lainnya. Proses alami setelah seseorang meninggal, seperti lebam mayat, juga menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi fisik korban.

Proses ini penting untuk menyajikan informasi yang akurat kepada pihak berwenang dalam menyelidiki kematian L. Penemuan ini berfungsi untuk mendukung analisis forensik yang lebih mendalam untuk menghilangkan keraguan yang mungkin ada.

“Lebam yang terlihat di tubuh L bisa muncul selama proses pembusukan. Ini adalah fenomena normal yang terjadi setelah kematian,” kata dr. Mistar, mencatat bahwa kondisi tersebut tidak menunjukkan adanya kekerasan luar.

Tags: DokterEksIstriKematianLebamLukaMedanPenyebabPolisiUngkap
Tweet8Share13Share
Previous Post

Bareskrim Selidiki Tambang Pasir Timah Ilegal di Belitung

Next Post

Kematian Eks Istri Polisi di Medan, Polisi Sebut Posisi Jasad dan Senjata Api

Han Zhou

Han Zhou

Next Post
Kematian Eks Istri Polisi di Medan, Polisi Sebut Posisi Jasad dan Senjata Api

Kematian Eks Istri Polisi di Medan, Polisi Sebut Posisi Jasad dan Senjata Api

Youtube Channel

Currently Playing

Follow Our Page

Popular Post

    donghan-1

    donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026

    Follow Us

    Category

    • Basket
    • Formula 1
    • MotoGP
    • Raket
    • Sepakbola
    • Sport Lain

    Tag Cloud

    Bupati Dalam dan dari dengan Diduga Ditangkap DPR Dua Dugaan Dunia Eks Haji Hingga Indonesia Jadi Jakarta Karena Kasus Kebakaran Kejagung Korban Korupsi KPK Menjadi Menurut Minta oleh Piala Polisi Prabowo Rumah saat Setelah Tahun tentang Terkait Tersangka Tewas Tidak Tiga Timnas untuk Warga yang

    Recent News

    Wacana Pilkada Tanpa Wakil, Golkar Ingatkan Pengganti Kepala Daerah di Indonesia

    Wacana Pilkada Tanpa Wakil, Golkar Ingatkan Pengganti Kepala Daerah di Indonesia

    August 7, 2026
    Liverpool Siap Barter Tak Langsung dengan Real Madrid untuk Bek Spanyol

    Liverpool Siap Barter Tak Langsung dengan Real Madrid untuk Bek Spanyol

    August 7, 2026

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    No Result
    View All Result
    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In