Presiden Joko Widodo melontarkan keyakinan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan berhasil menembus parlemen pada Pemilu 2029 mendatang. Keyakinan ini diungkapkan saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah PSI Tulang Bawang, Lampung, dan dihadiri berbagai elemen partai. Seiring dengan harapan besar, Jokowi menekankan pentingnya kerja sama di semua tingkatan struktural partai untuk mencapai tujuan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menegaskan bahwa perolehan suara yang diinginkan tentu tidak bisa dicapai tanpa upaya keras dari seluruh kader. Kerja sama yang solid antara pimpinan pusat hingga tingkat bawah menjadi kunci utama dalam menyongsong Pemilu yang akan datang.
“Saya yakin apabila ini kita lakukan bersama-sama dari tingkat DPP, DPW, DPD, DPC hingga ke DPRt kita bekerja seiring, saya berani memastikan PSI pasti akan masuk ke parlemen,” ujarnya dengan optimis. Harapannya, semua elemen dalam partai bekerja keras dan efektif dalam bersosialisasi dengan masyarakat.
Menegaskan Pentingnya Struktur Organisasi Partai yang Solid
Jokowi mengapresiasi kinerja Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, yang bersama jajaran lain telah sukses mengadakan Rakorda di Lampung. Dia menyatakan, struktur yang kuat adalah fondasi penting bagi setiap organisasi, termasuk partai politik. Apabila mesin politik ini terbangun dengan baik hingga tingkat desa, maka kekuatan partai akan semakin menguat.
“Struktur itu penting sekali bagi sebuah organisasi. Apabila kita memiliki mesin politik yang efektif, ini akan berkontribusi besar terhadap kekuatan politik kita,” tambah Jokowi. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan PSI di masyarakat dapat berfungsi sebagai penjembatan aspirasi rakyat.
Presiden juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif kader partai dalam kehidupan masyarakat. Ia berpesan agar setiap kader melakukan tindakan nyata seperti menghadiri kegiatan kemasyarakatan, yang akan membantu membangun citra positif bagi partai.
Mendorong Partisipasi Aktif dan Kerja Nyata Kader
Dalam sambutan tersebut, Jokowi menegaskan bahwa tindakan nyata dari kader sangat penting untuk membawa nama baik bagi PSI. Menghadiri acara-acara masyarakat, baik itu kesedihan maupun kebahagiaan, adalah bagian dari tugas sebagai kader untuk berinteraksi dengan rakyat. Tindakan kecil ini memiliki dampak besar dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Misalnya, jika ada tetangga yang berduka, kita harus hadir untuk memberikan dukungan. Begitu pula saat ada perayaan, kita juga harus memperlihatkan kebahagiaan,” lanjutnya. Dalam konteks ini, penguatan relasi sosial menjadi kunci dalam mempromosikan partai.
Jokowi mengingatkan bahwa setiap kader memiliki tanggung jawab untuk aktif dan memberikan kontribusi bagi komunitas mereka. Dengan membangun jaringan sosial yang baik, PSI dapat meningkatkan dukungan masyarakat menjelang Pemilu.
Rencana Kegiatan dan Agenda Jokowi di Lampung
Selama kunjungan tiga hari di Lampung, Jokowi merencanakan sejumlah agenda yang akan mencakup pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat. Di hari kedua, ia dijadwalkan berinteraksi dengan tokoh adat setempat serta mengunjungi Museum Transmigrasi dan Desa Bagelen. Kegiatan ini menunjukkan keseriusan Presiden untuk mendengar langsung aspirasi dan kekhawatiran warga.
Jokowi juga akan mengunjungi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Maliosewu, di mana ia berencana untuk melihat langsung perkembangan dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha lokal. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Agenda di hari ketiga mencakup menghadiri kirab budaya serta berinteraksi dengan UMKM dan Pondok Pesantren Nurul Qodiri. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya mendorong partisipasi masyarakat, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperhatikan berbagai aspek kebudayaan, sosial, dan ekonomi.



