Kebakaran besar terjadi di Megamall di kawasan Megamas, Manado, pada akhir pekan lalu. Insiden mematikan ini mengakibatkan satu korban jiwa, menimbulkan keprihatinan publik akan keselamatan dan keamanan di pusat perbelanjaan.
Korban yang kehilangan nyawa dalam kebakaran itu bernama Priscillia Tamawiwy yang berusia 34 tahun. Situasi ini memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk instansi terkait yang cepat merespons insiden ini.
Kebakaran diketahui terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 21.10 WITA. Tim pencarian dan pertolongan dari Basarnas segera diterjunkan untuk melakukan evakuasi dan mencari korban lain yang mungkin terjebak.
Kronologi Kebakaran yang Menghancurkan di Megamall Manado
Menurut informasi resmi, kebakaran mulai terjadi menjelang tengah malam. Ketika tim evakuasi tiba di lokasi, mereka segera mulai melakukan penyisiran untuk menemukan korban.
Pukul 00.15 WITA, tim berhasil menemukan Priscillia di Ruang 2, Lantai 6 Megamall. Meskipun upaya penyelamatan dilakukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa saat dievakuasi.
Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 01.30 WITA, ketika setelah debriefing, operasi pencarian dihentikan. Pada saat itu, situasi mulai tenang dan tim merasa tidak ada lagi korban yang terjebak.
Jumlah Korban dan Identitas Mereka
Selama insiden, total ada lima korban yang terlibat, satu di antaranya meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka. Para korban yang selamat merupakan karyawan mall yang sedang bertugas saat kebakaran terjadi.
Salah satu pihak terkait, Kepala Basarnas Sulut George Mercy Randang, menjelaskan rincian tentang korban. Ia mengungkapkan bahwa semua korban adalah staf dari berbagai bagian, termasuk engineering.
Pihak kepolisian juga belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran tersebut. Selama proses penyelidikan, Megamall ditutup sementara untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut.
Penyelidikan Pihak Berwenang dan Tindakan Lanjutan
Polresta Manado telah memulai penyelidikan untuk menemukan penyebab kebakaran. Investigasi ini menjadi penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Para saksi yang berada di lokasi telah dimintai keterangan untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang kejadian tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan semua aspek keamanan diperiksa secara menyeluruh.
Pihak manajemen Megamall juga diminta untuk berkordinasi dengan pihak berwenang guna perbaikan sistem keselamatan. Tujuannya adalah mengurangi risiko kebakaran yang dapat membahayakan pengunjung dan karyawan.



