Donghan.co.id
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Donghan.co.id
No Result
View All Result
Home Raket

Korupsi Izin Tinggal WNA, Setoran Ilegal Terjadi di Loket Kanim

Han Zhou by Han Zhou
June 28, 2026
in Raket
38 1
0
Korupsi Izin Tinggal WNA, Setoran Ilegal Terjadi di Loket Kanim
32
SHARES
356
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi pada Jumat (26/6) terkait dugaan penyerahan uang setoran di loket Kantor Imigrasi Ngurah Rai dan Denpasar, Bali. Saksi yang diperiksa adalah Ni Komang Yustarin yang bekerja sebagai staf di sebuah biro jasa dan I Gusti Ngurah Putu Atmadja, seorang wiraswasta.

KPK menyelidiki keterangan kedua saksi tersebut guna menguak adanya dugaan permintaan uang di luar biaya resmi yang telah ditentukan. Pengakuan dari saksi menyiratkan adanya praktik yang tidak sesuai dengan prosedur finansial di instansi pemerintah.

Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, menjelaskan bahwa permintaan uang tambahan tersebut terjadi di loket Imigrasi. Uang yang diminta diharapkan disetorkan kepada pusat, yang menimbulkan tanda tanya besar mengenai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan publik.

Proses Hukum dan Kasus yang Berlangsung saat Ini

Penyidikan berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam konteks izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki berbagai izin seperti KITAS dan KITAP. Proses hukum ini melibatkan beberapa pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi yang merugikan negara.

Saat ini, terdapat delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan tengah menjalani proses hukum yang berlangsung. Ada sejumlah nama yang cukup dikenal dalam struktur organisasi Imigrasi, salah satunya adalah Silmy Karim yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri.

Beberapa pejabat lainnya yang terlibat adalah mereka yang menduduki posisi penting di Direktorat Jenderal Imigrasi. Keterlibatan mereka menunjukkan betapa seriusnya isu ini dan dampaknya terhadap masyarakat luas.

Penyelidikan KPK dan Temuan Awal

Penyelidikan KPK dibongkar melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berlangsung pada 2-3 Juni 2026. Dalam operasi tersebut, sebanyak 18 orang berhasil ditangkap, dengan satu di antara mereka menyerahkan diri secara sukarela. Hal ini mencerminkan adanya ketidakpuasan terhadap sistem yang ada dan dorongan bagi pelaku untuk menghindari konsekuensi dari tindakan mereka.

Dari hasil operasi, KPK mengamankan barang bukti yang berhubungan dengan korupsi. Barang bukti tersebut surprisingly berjumlah cukup besar, dengan nilai total mencapai Rp17,5 miliar, menunjukkan adanya praktik korupsi yang terorganisir dan sistematis.

Penyelidikan ini juga menemukan sejumlah barang seperti kendaraan dan aset keuangan yang diduga merupakan hasil dari tindakan yang tidak etis tersebut. Penemuan ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang besarnya masalah yang dihadapi dalam sistem Imigrasi.

Dampak dan Implikasi dari Kasus Korupsi Ini

Kejadian ini tentu saja menimbulkan dampak yang tidak kecil bagi citra pemerintah dan kepercayaan publik. Masyarakat kini mencermati bagaimana instansi pemerintah menangani izin tinggal bagi WNA yang sangat penting bagi ekonomi negara. Praktik korupsi hanya akan memperburuk situasi kepercayaan tersebut.

Hal ini juga menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan publik. Masyarakat harus didorong untuk berani melaporkan tindakan korupsi yang mereka temui, sehingga sistem pemerintahan dapat berjalan lebih baik.

Dengan melaksanakan penyidikan yang teliti, KPK dapat membantu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran berharga dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari praktik-praktik korupsi.

Tags: IlegalIzinKanimKorupsiLoketSetoranTerjadiTinggalWNA
Tweet8Share13Share
Previous Post

PKB dan Golkar Segera Panggil Anggota DPRD Terkait Kematian Dokter Icha

Next Post

Veda Ega Pratama Tidak Selesai Finis

Han Zhou

Han Zhou

Next Post
Veda Ega Pratama Tidak Selesai Finis

Veda Ega Pratama Tidak Selesai Finis

Youtube Channel

Currently Playing

Follow Our Page

Popular Post

    donghan-1

    donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026

    Follow Us

    Category

    • Basket
    • Formula 1
    • MotoGP
    • Raket
    • Sepakbola
    • Sport Lain

    Tag Cloud

    Dalam dan dari dengan Diduga DPR Dua Dugaan Dunia Haji Hingga Indonesia Jakarta Jemaah Jokowi Karena Kasus Kejagung Korban Korupsi KPK Mahasiswa Meninggal Menjadi Menurut Minta oleh pada Piala Polisi Prabowo Rumah saat Setelah Tahun tentang Terkait Tersangka Tewas Tidak Tiga Timnas untuk Warga yang

    Recent News

    Sekretaris Jenderal dan 1,3 Juta Anggota Mengundurkan Diri

    Sekretaris Jenderal dan 1,3 Juta Anggota Mengundurkan Diri

    June 28, 2026
    Veda Ega Pratama Tidak Selesai Finis

    Veda Ega Pratama Tidak Selesai Finis

    June 28, 2026

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    No Result
    View All Result
    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In