Donghan.co.id
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Donghan.co.id
No Result
View All Result
Home Raket

Bobby Minta TKD Tidak Dipangkas untuk Pemulihan Bencana Sumut

Han Zhou by Han Zhou
July 16, 2026
in Raket
39 0
0
Bobby Minta TKD Tidak Dipangkas untuk Pemulihan Bencana Sumut
32
SHARES
356
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk tahun 2027 dapat dijaga pada level yang sama seperti tahun 2026. Permintaan ini muncul sebagai respons terhadap dampak bencana yang masih dirasakan oleh masyarakat setempat, mengingat banyak infrastruktur yang rusak dan ekonomi yang tertekan akibat peristiwa tersebut.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menjelaskan bahwa tambahan anggaran dari pusat sangat diperlukan untuk mendorong pemulihan daerah-daerah yang terdampak. Bencana yang melanda wilayah tersebut pada tahun 2025 mengakibatkan efek jangka panjang yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan mata pencaharian warganya.

Bobby menekankan pentingnya pemeliharaan alokasi TKD yang memadai agar bantuan dapat disalurkan dengan efektif. Dalam pernyataannya, ia juga mengajak semua pihak terlibat untuk bersama dalam upaya rehabilitasi dan pembangunan kembali daerah yang rusak.

Pentingnya Alokasi Dana untuk Pemulihan Daerah Terkena Bencana

Dalam konferensi yang berlangsung di Medan, Bobby menyampaikan harapannya bahwa alokasi TKD untuk tahun 2027 setara dengan tahun sebelumnya, yaitu 2026. Selain itu, ia percaya bahwa hal ini akan membantu mempercepat proses pemulihan yang sudah sangat dinantikan oleh masyarakat.

Menurut informasi yang diberikan, pemerintah pusat telah mengembalikan alokasi TKD sekitar Rp6 triliun untuk Provinsi Sumatera Utara. Dana ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung program rehabilitasi yang mendesak mengingat banyaknya kerusakan yang terjadi.

Dengan anggaran yang diperoleh, Pemerintah Provinsi Sumut mendapatkan sekitar Rp1,1 triliun, yang digunakan untuk berbagai program yang bertujuan memperbaiki infrastruktur dan kondisi sosial masyarakat. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengembalikan kehidupan masyarakat ke jalur normal.

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Rehabilitasi

Bobby juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran tambahan dengan sebaik-baiknya oleh pemerintah kabupaten dan kota. Hal ini dimaksudkan agar alokasi tersebut dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang terdampak bencana, melalui program-program yang bersifat fisik dan non-fisik.

“Kami ingin anggaran ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, kami mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dalam rehabilitasi daerah,” ungkapnya. Dengan cara ini, pembangunan yang dilakukan diharapkan dapat memberi manfaat yang signifikan.

Lebih lanjut, Bobby menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Sumut akan berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam pelaksanaan program tersebut. Monitoring berkelanjutan akan dilakukan untuk memastikan bahwa dana yang diberikan benar-benar digunakan dengan baik.

Komitmen Bersama untuk Mempercepat Rehabilitasi

Saat Rapat Koordinasi itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri juga mengungkapkan dukungannya. Dia mengatakan bahwa pemerintah telah menambah alokasi TKD sebesar Rp10,68 triliun untuk tiga provinsi yang terkena bencana, di mana Sumatera Utara mendapatkan bagian terbesar.

Agus Fatoni, Direktur Jenderal yang bersangkutan, menyatakan betapa pentingnya komitmen para kepala daerah dalam mengelola alokasi ini. Ia berharap dana tersebut segera direalisasikan agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secepat mungkin.

Kesungguhan eksekutif daerah untuk menyesuaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) menjadi salah satu langkah yang diapresiasi. Ini menunjukkan keseriusan mereka dalam menangani masalah yang ada.

Tags: BencanaBobbyDipangkasMintaPemulihanSumutTidakTKDuntuk
Tweet8Share13Share
Previous Post

Polisi Selidiki Kebakaran Kemayoran yang Menewaskan Penghuni Kos

Next Post

Aston Villa Sikapi Piala Dunia 2026 dan Bintang yang Terlibat

Han Zhou

Han Zhou

Next Post
Aston Villa Sikapi Piala Dunia 2026 dan Bintang yang Terlibat

Aston Villa Sikapi Piala Dunia 2026 dan Bintang yang Terlibat

Youtube Channel

Currently Playing

Follow Our Page

Popular Post

    donghan-1

    donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026

    Follow Us

    Category

    • Basket
    • Formula 1
    • MotoGP
    • Raket
    • Sepakbola
    • Sport Lain

    Tag Cloud

    Bupati Dalam dan dari dengan Diduga Ditangkap DPR Dua Dugaan Dunia Haji Hingga Indonesia Jakarta Jemaah Kasus Kebakaran Korban Korupsi KPK Mahasiswa Menjadi Menurut Minta oleh pada Piala Polisi Polri Prabowo Rumah saat Sebagai Setelah Tahun tentang Terkait Tewas Tidak Tiga Timnas untuk Warga yang

    Recent News

    Pelaksanaan MBG Libatkan Kantin Sekolah Masih Jadi Peluang Menurut Presiden

    Pelaksanaan MBG Libatkan Kantin Sekolah Masih Jadi Peluang Menurut Presiden

    July 16, 2026
    Aston Villa Sikapi Piala Dunia 2026 dan Bintang yang Terlibat

    Aston Villa Sikapi Piala Dunia 2026 dan Bintang yang Terlibat

    July 16, 2026

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    No Result
    View All Result
    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In