Donghan.co.id
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
  • Basket
  • MotoGP
  • Raket
  • Formula 1
  • Sepakbola
  • Sport Lain
No Result
View All Result
Donghan.co.id
No Result
View All Result
Home Sepakbola

Kritik Mahasiswa terhadap Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas Makassar

Han Zhou by Han Zhou
May 3, 2026
in Sepakbola
38 1
0
Kritik Mahasiswa terhadap Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas Makassar
32
SHARES
356
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) mengungkapkan ketidakpuasan terkait pengamanan yang sangat ketat dari kepolisian saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diadakan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (2/5). Mereka meminta agar pihak kepolisian segera meninggalkan area sekitar kampus yang dianggap terlalu kuat ini.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah petugas kepolisian, baik yang berpakaian preman maupun berseragam, dengan senjata pelontar gas air mata, telah dikerahkan untuk mengamankan area di sekitar kampus. Hal ini menciptakan ketegangan tersendiri bagi para mahasiswa yang beraktivitas di dalam kampus.

Dalam orasi yang disampaikan, mahasiswa menandaskan bahwa pengamanan yang berlebihan itu dapat mengganggu kondisi psikologis mereka. Mereka meminta pertanggungjawaban atas keputusan tersebut dan menilai bahwa kampus seharusnya menjadi tempat yang bebas untuk berkreasi dan beride, bukan digauli dengan ketakutan.

Kritik Terhadap Kebijakan Pengamanan di Kampus UNM

Mahasiswa menilai bahwa kehadiran banyak petugas kepolisian dan pembatasan yang ketat hanyalah memicu kecemasan. “Kami ingin tahu atas perintah siapa semua ini dilakukan. Jika memang ada ancaman, lebih baik fokuskan di daerah yang lebih membutuhkan,” tegas seorang orator dalam aksi tersebut.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa mereka merasakan kekhawatiran yang mendalam terhadap langkah-langkah keamanan tersebut, yang dinilai tidak relevan untuk kampus yang seharusnya menjadi tempat untuk berpikir kritis.

Selain itu, mahasiswa merasa kecewa karena mereka hanya ingin menyampaikan pendapat secara damai dan tidak bermasalah dengan kehadiran pihak keamanan. Mereka menyampaikan bahwa sikap tersebut tidak mencerminkan tindakan anarkis, melainkan bentuk protes yang sah terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.

Reaksi dari Mahasiswa dan Pihak Kampus

Aksi yang berlangsung di pertigaan Jalan AP Pettarani dan Jalan Sultan Alauddin tersebut menimbulkan rasa kejutan di kalangan mahasiswa saat melihat banyaknya petugas kepolisian. “Kami khawatir tindakan penegakan hukum ini akan menebar ketakutan di kalangan mahasiswa yang ingin berunjuk rasa dengan damai,” ungkap mahasiswa lainnya.

Disamping itu, mereka meminta agar pihak kepolisian menghormati hak mereka untuk menyampaikan pendapat. “Kampus adalah tempat yang seharusnya menciptakan ruang dialog, bukan intimidasi,” tambah seorang mahasiswa lainnya.

Pihak kepolisian masih terlihat mengawasi area tersebut meskipun cuaca di Makassar mengalami hujan ringan. Namun, mahasiswa tetap berusaha mengekspresikan aspirasinya tanpa menimbulkan kericuhan.

Pernyataan dari Pihak Kepolisian Mengenai Pengamanan

Kepala Polrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, memberikan penjelasan terkait kehadiran kepolisian di kampus UNM. Menurutnya, langkah tersebut diambil demi mengantisipasi kemacetan dan memastikan keamanan di sekitar area kampus yang padat. “Kami perlu membuat akses jalan tetap terbuka untuk masyarakat yang ingin beraktivitas,” katanya dalam wawancara tersebut.

Dia juga menegaskan bahwa mereka tidak berniat menekan aksi yang sedang berlangsung. “Kami hanya ingin memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat mahasiswa berunjuk rasa di beberapa titik,” tambahnya.

Kapolrestabes menilai bahwa pengamanan yang ketat adalah langkah antisipasi demi mencegah terjadinya gangguan selama aksi berlangsung. Sementara itu, pihak kampus belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai insiden tersebut, sehingga menimbulkan tanda tanya di kalangan mahasiswa.

Tags: HardiknasKetatKritikMahasiswaMakassarPengamanansaatTerhadapUNM
Tweet8Share13Share
Previous Post

Hadir Pertama Kali di Malaysia, Byon Combat Catat Sejarah

Next Post

Buruh Karawang Meninggal Diduga Terkait Leher Terjerat Benang Layangan

Han Zhou

Han Zhou

Next Post
Buruh Karawang Meninggal Diduga Terkait Leher Terjerat Benang Layangan

Buruh Karawang Meninggal Diduga Terkait Leher Terjerat Benang Layangan

Youtube Channel

Currently Playing

Follow Our Page

Popular Post

    donghan-1

    donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026

    Follow Us

    Category

    • Basket
    • Formula 1
    • MotoGP
    • Raket
    • Sepakbola
    • Sport Lain

    Tag Cloud

    Aksi Amien Antonelli Bekasi Buruh dan Day Daycare dengan Disahkan DPR Dugaan Dunia Haji Hari Jakarta Jepang Kali Kasus Kecelakaan Kereta Kimi Korban Mahasiswa Menang Meninggal Minta MotoGP oleh Polisi Prabowo Publik Rais Rencana Rusuh saat Setelah Siap Tahun tentang Timur Uang untuk Warga yang

    Recent News

    Perburuan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Sudah Dimulai

    Perburuan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Sudah Dimulai

    May 3, 2026
    59 Ribu Pekerja Nikmati Keuntungan KPJ

    59 Ribu Pekerja Nikmati Keuntungan KPJ

    May 3, 2026

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    No Result
    View All Result
    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact

    © 2026 donghan.co.id - Portal Berita Sport terbaru & Terupdate 2026.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In