Majelis Kehormatan Partai Gerindra akan memanggil anggota DPRD Jember, A Syahri Assidiqi, yang baru-baru ini menjadi sorotan publik. Insiden terjadi ketika dia kedapatan bermain game dan merokok saat rapat, yang videonya viral di media sosial.
Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Habiburokhman, mengungkapkan bahwa mereka telah menjadwalkan pemanggilan untuk Syahri pada Jumat mendatang di kantor DPP Partai. Hal ini menunjukkan bahwa partai berupaya menjaga etika dan disiplin di antara anggotanya.
Habiburokhman menyatakan, “Ia disidang di Mahkamah Partai.” Ia menambahkan bahwa partai akan mengambil tindakan lanjutan setelah sidang berlangsung, meskipun ia enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai kasus ini.
Penyelidikan Terhadap Aksi Anggota DPRD yang Viral
Aksi Syahri yang viral menunjukkan kurangnya keseriusan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Ketika rapat Komisi D membahas layanan kesehatan, ia terlihat lebih fokus pada ponselnya daripada isu penting yang dibahas.
Ketua DPRD Jember, Abdul Halim, telah meminta maaf atas tindakan anggota tersebut. Menurutnya, perbuatan tersebut tidak mencerminkan etika DPRD, yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat.
Abdul Halim menjelaskan bahwa lembaganya akan memproses kasus ini secara etik melalui Badan Kehormatan (BK). Usai insiden itu, ia juga menegaskan bahwa mereka akan memberikan teguran langsung kepada Syahri.
Implikasi Buat Partai dan Anggota DPRD
Kasus ini dapat memberikan dampak negatif terhadap citra Partai Gerindra di mata publik. Tindakan anggota yang tidak disiplin seperti ini bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap partai.
Meski demikian, pemanggilan ini juga bisa menjadi momentum bagi partai untuk menunjukkan bahwa mereka serius dalam menangani pelanggaran etika. Ini bisa menjadi langkah penting di tengah situasi politik yang semakin kompetitif.
Dalam politik, kepercayaan publik sangat berharga. Apabila partai tidak dapat menindaklanjuti tindakan anggotanya, mereka berisiko kehilangan dukungan dari konstituen.
Pentingnya Etika dan Disiplin dalam Politik
Etika menjadi salah satu pilar penting dalam dunia politik. Anggota DPRD harus memahami bahwa mereka bukan saja wakil partai, tetapi juga wakil masyarakat yang mempercayakan suara mereka.
Tindakan yang tidak sesuai dengan etika, seperti bermain game saat rapat, menunjukkan ketidakpedulian terhadap masalah publik. Ini menciptakan kesan bahwa mereka tidak menghargai waktu dan usaha orang-orang yang memilih mereka.
Disiplin di dalam lembaga legislatif sangat penting untuk menjaga integritas. Sanksi dan tindakan tegas adalah bagian dari proses pembelajaran bagi anggota yang melanggar etika kerja.



